Hari itu mungkin hari paling mengejutkan buat perempuan itu. Hari-hari yang biasanya ia lalui dalam kehangatan dan kenikmatan tiba-tiba terenggut ketika orang-orang itu.. datang menangkapnya..menyeretnya di sepanjang jalanan kota…
Tangisan dan teriakannya seperti menguap.. orang-orang itu tetap saja menyeretnya.. penuh tatapan kemarahan. kejijikan dan entah apalagi. perempuan itu seperti noda yang harus segera ditanggalkan. Tapi kemana mereka membawanya?
Takut…. sesal semua bercampur jadi satu…
Perempuan itu tak lagi mampu berkata-kata. lidahnya kelu … pikirannya terkoyak sama seperti kehidupannya yang tiba-tiba dikoyakkan dari taman impiannya. Kehidupan yang ia nikmati.. tapi juga ia sembunyikan.. yang hanya bisa ia tampilkan dari balik pekatnya malam. Kekelaman adalah kawan.. terang adalah musuh yang menghadang… continue…
Pertemuan tak terduga itu terjadi lagi. Dan lagi-lagi dia hanya bisa terpekur menatap tanpa arah. Pertanyaan demi pertanyaan mengalir. Namun semua hanya berakhir dengan kata mengapa?
Diam.. hanya itu yang bisa dia lakukan, karena dia pun tak pernah tahu ada apa di balik kata mengapa. Semua terjadi begitu saja. Mengalir liar di antara riak kehidupannya. Dan kini dia harus menjawab mengapa?
Namun di antara waktu yang terentang ia menemukan kembali dirinya, menemukan kembali kekuatan untuk menghadapi semua yang pernah ada. Walau waktu yang merentang begitu lebar, namun kikisan cerita itu tak pernah pudar. Tapi satu hal yang ia tahu… di antara waktu itu.. ia telah berubah. sama dengan orang yang ada di hadapannya. Kehidupan telah menempanya untuk melangkah maju, di antara badai kehidupan. Maju walau harus menginjak onak dan duri. Kehidupan memang mengajarkan banyak hal.. namun yang ia tahu, di antara waktu yang terentang itu, ia diajar untuk mensyukuri setiap langkahnya. Mensyukuri setiap berkat dan anugerah yang mengalir untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang diinginkan sang Khalik.
hmm.. beberapa hari ini saya memang agak sibuk mencari lensa. Ada percobaan yang ingin saya buat. Tapi yang menarik pada saat mencari lensa, saya dipertemukan dengan kejadian-kejadian yang membuat saya terpana. Sabtu lalu saat muter-muter di area mall yang ada orang berjualan teleskop, iseng saya menanyakan kemungkinan keberadaan lensa yang dijual. Jawabannya,” mbak kalau beli lensa disini ndak ada. Ke observatorium Bosscha aja. disana mereka jualan semuanya. ada teleskop, lensa dll.” Agak spontan saya menjawab,” Ah masa sih? disana kan buat riset.. saya tau kok.” Jawaban yang diberikan si penjual justru membuat saya termangu… “mbak..riset mah cuma katanya, tapi disana kan tempat jualan beginian. sekalian mbak buat wisata bisa liat bintang dll.” continue…
Poster paper ini dibuat untuk pertemuan Stars of Asia yang berlangsung sejak 11 Mei – 13 Mei 2009 di Jepang. Poster ini bercerita tentang penelitian kami berupa kumpulan cerita rakyat yag memiliki keterkaitan dengan astronomi. continue…
Another theme for you, a little bit colorful but hope this will cheers your presentation.
Download the file here.
lelah…
gusar…
marah…
semua beradu ..
berpadu menghentak dalam diri..
membawaku ke titik nadir kehidupan…
continue…
di sana.. di sudut jalan…
ia duduk sambil memeluk gadis kecil itu.
continue…






