Tim astronom dari Inggris, Perancis dan Swiss berhasil menemukan 2 planet seukuran Jupiter disekitar bintang jauh. Atmosfernya secara perlahan disapu oleh radiasi bintang induk mereka. Kedua planet ini merupakan planet pertama yang ditemukan oleh program SuperWASP (Wide Angle Search for Planet).
Bintang induk yang diorbit kedua planet tersebut kedua-duanya mirip dengan Matahari. Yang satu lebih panas, terang dan besar sementara yang satu lagi lebih dingin, redup dan kecil. Bintang yang lebih besar berada di konstelasi Andromeda yang jaraknya lebih dari 1000 tahun cahaya. Sedangkan bintang yang lebih kecil, berada di rasi Delphinus, yang jauhnya hanya sekitar 500 tahun cahaya. Walaupun kedua bintang itu terlalu lemah untuk bisa dilihat dengan mata bugil, namun keduanya masih mudah dideteksi oleh teleskop kecil.
Planet yang ditemukan ini dikenal dengan nama WASP-1b dan WASP 2-b, keduanya juga merupakan tipe “hot jupiterâ€. WASP-1b dan WASP-2b merupakan planet gas raksasa, sama seperti Jupiter, namun jarak keduanya dengan bintang induknya jauh lebih dekat dibanding Jupiter dan Matahari. Kalau jarak Jupiter 800 juta km dari Matahari dan mengorbit Matahari setiap 12 tahun, WASP-1b hanya berjarak 6 juta km dan mengobrit bintang setiap 2.5 hari dan WASP-2b berjarak 4.5 juta km dengan periode orbit 2 hari.
Orbit yang yang sangat dekat ini berarti planet-planet tersebut jauh lebih panas dibanding Merkurius, yang jaraknya mendekati 60juta km dari Matahari dan memiliki temperatur permukaan lebih dari 400 derajat Celsius. Diperkirakan temperatur WASP-1b lebih dari 1800 derajat Celsius. Kedua planet juga menunjukkan tanda adanya kehilangan atmosfer ke angkasa.
Tim SuperWASP saat ini merencanakan untuk melalukan observasi lanjutan terhadap kedua sistem keplanetan tersebut menggunakan Hubble Space Telescope dan Spitzer Space Telescope. Tujuannya untuk mendapatkan ukuran dan temperatur kedua planet secara akurat, selain itu juga untuk mencari indikasi adanya planet lain di sistem tersebut.





Para astronom jaman sekarang kebanyakan memang tidak pernah putus asa. Mereka masih bisa menemukan planet-planet baru yang akan masuk dalam sejarah dunia. Saya sebagaai orang Indonesia berharap Indonesia pun bisa maju dalam bidang ini. Karena para astronom Indonesia sebagian tidak peduli dengan perkembangan planet-planet di tata surya. Untuk artikel ini, saya merasa artikelnya sudah bagus. Singkat dan lengkap. Hanya saja tolong agar lain kali bagian-bagian yang penting dicetak dengan tinta yang lebih tebal. Terima kasih.
no comment
gwe percaya banyak bgt planet yang belum diketemukan. berjuang y untuk menemukannya……
menurut w, di angkasa luar masih banyak sekali planet yang belum ditemukan, entah ada atau tidaknya planet yang menyerupai bumi masih belum pasti. karena belum ada ilmuwan yang mampu menemukan planet seperti itu. jadi, berjuanglah terus para ilmuwan bumi.
wuih…berarti kedua planet itu mau nabrak bumi kita yang tercinta gara2 mereka udah masuk orbit kita sekitar 50 tahun lagi donk….??? Ih SeReEeM…