Journal

-- the pilgrim journey --

Home / notes / Bagaimana kalau Wiki dan Blog jadi sitasi?
Nov 18 2006

Bagaimana kalau Wiki dan Blog jadi sitasi?

Wikipedia founder Jimmy Wales has candidly advised college students not to use Wikipedia as a source. Speaking at a University of Pennsylvania conference called ‘The Hyperlinked Society’ Jimmy said he gets about 10 messages a week from students who’ve got into trouble for using the online encyclopedia.

‘They say “Please help me. I got an F on my paper because I cited Wikipedia”,’ and the information proved to be incorrect. Jimmy said he had little sympathy for such students, and thinks to himself ‘For God’s sake, you’re in college; don’t cite the encyclopedia.

He added that the Wikipedia team has thought about producing a fact sheet for professors to students explaining what Wikipedia is and how it is not always a definitive source.

‘It is pretty good, but you have to be careful with it,’ said Jimmy. It’s good enough knowledge, depending on what your purpose is.

Itu isi email yang kudapat sebulan lalu dari milis Himastron. Apakah itu hoax atau bukan aku ga tau. Tapi yang pasti kejadian itu memang kutemukan beberapa kali disekitarku.

Nama Wikipedia memang sudah tak asing lagi bagi kalangan pengguna internet. Siapa sih yang ga tau wiki. Kita bisa menemukan segala bentuk informasi disana. Wikipedia memang merupakan ensiklopedia online yang disusun secara terorganisir oleh kontributor yang berasal dari berbagai kalangan. Setiap orang bisa menyusun dan mengedit materi yang ada di wiki. Apakah materi-materi tersebut kredibel? Yang pasti ada beberapa kesalahan yang pernah kutemui disana. Tapi apakah dengan adanya kesalahan-kesalahan itu lantas wiki tidak kredibel?? Tidak juga. Keunggulan wikipedia, ia memberi overview terhadap satu topik disertai sumber-sumber kutipannya. Informasi yang disediakan cukup lengkap dan pengetahuan yang ada di dalamnya bisa memberi gambaran besar dari suatu topik. Toh kalau ada kesalahan, kita bisa mengambil bagian dan mengeditnya.

Tapi, apakah informasi dari wiki layak digunakan sebagai sumber ataupun referensi utama dalam pengerjaan tugas atau makalah? Well.. bukan cuma wiki, blog yang dikembangkan secara perorangan maupun secara bersama juga menyediakan informasi yang cukup lengkap akan suatu topik. Tapi apakah dengan ketersediaan informasi tersebut lantas wiki dan blog layak menjadi sumber atau referensi utama pembuatan tugas dan makalah?

For God’s sake, you’re in college; don’t cite the encyclopedia

Wiki maupun blog memang bagus untuk memberi gambaran awal atau gambaran dasar atau gambaran besar suatu topik, apalagi bahasa yang digunakan biasanya sederhana dan mudah dimengerti. Tentu hal ini menjadi nilai lebih. Wiki maupun beberapa blog seringkali dilengkapi dengan referensi-referensi yang mereka gunakan dalam membuat sebuah artikel. Nah referensi-referensi tersebut bisa kita lacak kemudian dibaca dan diverifikasi, dengan demikian wiki dan blog bisa menjadi sarana belajar.

Tapi menjadikannya sebagai referensi utama? Nanti dulu. Internet itu luas sekali, segala ada deh. Disana kita bisa menemukan sumber yang membahas dengan sangat mendalam sebuah topik. Seorang mahasiswa dituntut untuk bisa membahas suatu topik secara mendalam dan membangun sebuah solusi dari topik tersebut. Kalau referensinya hanya overview yang tidak dikaji lagi …. Hmmm jadi apa yah tugasnya? Lagi pula apa tidak terbalik? Seharusnya mahasiswalah yang mengisi wiki dan blog untuk mengasah kemampuannya dalam menulis dan melakukan riset terhadap artikel yang dia tulis, kok malah dia make wiki ataupun blog sebagai referensi utama tugas yang dia buat?

Tapi internet khan luas.. dimana mencarinya? Selain referensi yang diberikan oleh artikel yang ditulis di wiki masih banyak mesin pencari yang bisa digunakan. Lebih spesifik lagi, kalau malas untuk menyaring daftar web yang muncul di mesin pencari untuk mendapatkan mana yang memang layak dijadikan referensi, toh kita bisa menggunakan Google Scholar. Google scholar merupakan mesin pencari yang langsung terhubung dengan berbagai literatur baik paper, thesis, buku, abstrak maupun artikel.

Tulisan ini dibuat bukan untuk menentang wiki ataupun blog, aku juga ngeblog kok and aku juga sering membaca wiki kok. Tapi buatku wiki maupun blog hanya untuk memberi gambaran besar suatu topik. So jangan sampai kita berhenti disitu. Bangkitkan insting untuk bertanya dan mencari lebih dalam. Sedikit bekerja keras memang karena rata-rata bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris. But it really worthed to try. And after that why don’t you be a writer or editor in wiki or blog and share your knowledge?

Di internet ada banyak pengetahuan yang bisa didapat, tergantung dari keperluan kita. Mau yang sekedar overview atau yang mendalam? It’s depend on us and it only need our hard work and hard willing to find it.

Ngutip kata-kata tri laksmana temen gue, menggunakan Wikipedia: boleh lah untuk menambah pengetahuan, menambah wawasan, making us look so damn-smart and impress the ladies >:), tapi mbok ya jangan dipakai sebagai sitasi untuk bikin makalah kuliah…

 

 

 

 

 

 

 

Ps : ini cuma tulisan iseng dengan ngutip email di milis HIMASTRON , n sekedar untuk mengingatkan semua pembaca blog ini kalau tulisan di blog ini juga hanya overview dan sekedar penambah wawasan.
Thanks buat nugie and tri yang kata-katanya jadi inspirator buat gue nulis. As always hmm?

Share this entry
8 Comments
  1. Wikipedia sebenarnya adalah inovasi web paling anyar yang menurut beberapa netters menggunakan konsep “Web 2.0”. Ini istilah tidak resmi, tapi sebenarnya mau menggambarkan bahwa : sumber informasi dalam satu web tidak hanya berasal dari satu sumber, tapi bisa merupakan partisipasi orang banyak.

    Wikipedia adalah salah satu revolusi Web 2.0. Tidak tahu ya ranking Wikipedia dibanding dengan Encyclopedia Britannica. Bisa lihat di http://www.oreillynet.com/pub/a/oreilly/tim/news/2005/09/30/what-is-web-20.html, bagaimana peralihan dari web konvensional sampai Web 2.0.

    Tentang keotentikan informasinya, masih diperdebatkan. Jelas, karena pengisinya adalah orang-orang yang belum ketahuan identitas dan kualitas pengetahuannya tentang topik yang dibahas. Tetapi itulah, dinamika informasi. Suatu kejadian dapat dipersepsikan berbeda oleh setiap orang.

    Mau contoh ? Peristiwa G.30.S / PKI. Beda kan pemahaman perwira2 TNI dengan ex Cakrabirawa yang terlibat ? Nah, sekarang adalah jamannya “Kebingungan informasi”. Tapi tidak perlu bingung, asal mindset kita tentang konsep pencarian informasi juga dirubah :
    1. Komprehensif
    2. Dinamis

    Hukum Newton aja mengalami revisi oleh Einstein, masak informasi yang lain tidak ?? 🙂

    Reply
  2. informasi akan terus berkembang bahkan terus mengalami revisi. wiki juga inovasi yang sangat baik sekali dalam penyediaan informasi bagi netter. tanpa harus berpusing2 mencari via google dll just in wiki kita bisa dapetin hampir semua hal yang ingin kita ketahui. sangat menambah wawasan. masalah keontetikan informasinya yang diperdebatkan juga hal yang wajar karena kontributornya yang bisa aja tidak kita ketahui latar belakangnya.. tapi dengan ide siapa aja bisa menjadi kontributor tentunya revisi akan bisa terus dilakukan dengan menjadi editor dari tulisan di wiki.

    Yang jadi masalah sebenernya bukan wikinya… tapi penggunanya. kalau bikin makalah or tugas lantas cuma ngutip isinya wiki tanpa pengkajian lebih dalem gue rasa tugas itu cuma jadi overview dan sekedar bacaan populer penambah wawasan.

    kalau anak SMA bikin tugas make wiki yah mungkin masih bisa dimaklumi walaupun sebenernya sekolah sudah harus sejak dini menanamkan intuisi untuk mencari tahu suatu masalah tidak hanya pada permukaannya sja tapi juga berlatih menkaji satu topik dari berbagai sudut pandang dan membangunnya via sudut pandang si penulis. tapi seornag mahasiswa bikin makalah or bahkan mungkin skripsi n tugas akhir sekedar baca di wiki? wow… itu tugas akhir apa isinya? wiki buat jadi pendahulu dalam penulisan tugas akhir sih I think masih wajar but jd main resource.. ???

    Reply
  3. 😀 udah jelas kok di disclaimernya: http://en.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:General_disclaimer
    “…Wikipedia cannot guarantee the validity of the information found here. The content of any given article may recently have been changed, vandalized or altered by someone whose opinion does not correspond with the state of knowledge in the relevant fields. …”
    Setuju, pake sebagai acuan awal aja. Biasanya untuk konten yang bagus, juga menyediakan link2 ke sumber-sumber yang lebih kompeten.

    Reply
  4. nah itu dia… udah ada disclaimernya tapi masih ada aja yang make wiki buat sumber pembahasan masalah. gue pernah nemu soalnya org bikin tugas full semua kerjaan dikopi eh alias kek abis nerjemahin seluruh isi wiki. pdhal textbook buat konten itu ada dan sangat lengkap. jauh lebih lengkap dan bener2 mendalam. so kadang gue bertanya what’s wrong? apa susahnya mempelajari text book or paper?

    Reply
  5. emm mungkin kebiasaan pengen yang instan2 aj kali?? 😀 hehe..
    kaya iklannya rokok tuh, kalau ada yang instan ngapain juga mesti baca textbook and paper segudang 😀 piss 😀

    eeh sebenarnya sih wiki bnyak membantu juga loh, cuma ya itu, setuju ama om yang diatas “roy irwan” “Setuju, pake sebagai acuan awal aja. Biasanya untuk konten yang bagus, juga menyediakan link2 ke sumber-sumber yang lebih kompeten.”
    Sumber yaang lebih kompeten, entah itu nyari lagi di internet apa sekalian nyari bukunya aj 😀

    Reply
  6. Yang jelas itu bukan hoax. Di Chronicle ada kok: http://chronicle.com/wiredcampus/article/1328/wikipedia-founder-discourages-academic-use-of-his-creation

    Di Chronicle ternyata ada paragraf terakhir: Wikipedia bisa dipake buat overview. Buat looking at the big picture. Jimmy Wales sendiri yang bilang tuh.

    Reply
  7. thanks tri… hehehe

    Reply
  8. Technology… can’t live with them, can’t live without them…

    Salam kenal ya, blognya pandai sekali 🙂

    Reply

Leave a Reply

Every good and perfect gift is from above, coming down from the Father of the heavenly lights, who does not change like shifting shadows.
Tentang Saya
avivah yamani

avivah yamani

- a pilgrimage -
tukang cerita astronomi. tukang main game. yuk kenalan
dari balik kamera
Kategori
Ingin tau coretan terbaru? Daftar yuk!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: