andai ku bisa kembali…
kan kuseka peluh yang bercucur didahimu malam itu.
andai kubisa melintasi waktu..
kuingin bersamamu walau sejenak..
andai saja.

di luar sana gerimis membasahi bumi…
membawa ingatanku kembali pada masa itu..
satu masa…ah entahlah…
yang kutahu tahun-tahun panjang telah terlewati.
dari balik jendela,
kulihat org berlarian mengejar bis kota
sambil menutupi tubuh yg basah
begitu sibuk…begitu cepat…
saling berkejaran …
meninggalkan kenangan..diantara puing asa.

dihantar segurat senyum dan air mata
bayang itu kembali hadir..diantara kenyataan dan ilusi
nun disana kulihat salib berdiri…
tegak terpancang memancarkan kengerian
di sepanjang jalan itu
ia terseok menapaki langkah demi langkah
diantara tetesan darah yg mengalir dari tubuhnya
persis anak domba yang akan dibantai…

Ia tak bersuara.. membisu….
matanya lembut..penuh kasih..menatapku
sebuah ilusi diantara teriakan kebencian..
“Salibkan dia.. salibkan dia…”
ingin kuberseru “hentikan!!!!!!!!”
mulutku terkunci…
air mataku terus mengalir.
tapi suaraku tercekat….saat kulihat….
aku ada disana…
mencambuk dan menyalibkan dia
dengan dosa-dosaku….
dalam lembut senyumnya
tersirat kata..
“Aku tak pernah berhenti mencintaimu..”

SELAMAT PASKAH

Tagged in:

,

About the Author

ivie

live by grace and mercy of the Lord. a pilgrimage in this world. astronomy communicator. food lovers. mac mania. gamers. chatters. wine and hang out lovers.

View All Articles