Journal

-- the pilgrim journey --

Home / traveling / Thank You Lord
Jun 20 2008

Thank You Lord

Beberapa minggu ini bener-bener hectic dan sedikit parno. Berkali-kali diingetkan dan ditegur Tuhan tapi sepertinya, aku masih tak bisa menghilangkan kepanikan itu. Well.. thank you lord buat proyek telescope training. Sempat dilanda kepanikan akibat paranoid sejak kejadian proyek Mitra setahun lalu, akhirnya aku bisa juga belajar untuk melihat dengan cara yang lain.

Hal lain yang sempet bikin panik and stress… apalagi kalau bukan proses Visa. Astagaa… tiap bikin visa ada aja yah masalahnya. Plus tiap kali kudu bikin ke negara-negara yang ribet urusannya. Setelah ngurus visa ke kedutaan Yunani yang bikin stress gara-gara minta undangan pake cap polisi Yunani… akhirnya sekarang aku harus berhadapan dengan kerumitan sistem di Portugal Embassy. Prosesnya sendiri memakan waktu 30 hari. Persyaratannya sih standar buat minta schengen visa tapi ketatnya lebih edan dari Yunani. Ribet pula pake dimintain semua alamat n no telpon kontak pemilk acara di Lisbon buat ditelpon…padahal di undangan pun udah jelas tertulis. Paling enak bikin visa di konsulat Belanda.. tinggal ke samping ITB and urusan lebih simple ga ribet. Aku tak perlu berpanas-panas di Jakarta.

Di tengah semua itu, aku sendiri dalam kondisi drop bukan cuma soal fisik tapi juga emosi. Ada banyak kesalahan yang kubuat..jatuh bagun di antara gejolak kehidupan (halah..). Hmm seperti apa yah.. tak bisa digambarkanlah… membuat kesalahan yang sama.. dilanda kekawatiran dan ketakutan yang pernah ada selama bertahun-tahun. Rasanya ada hentakan yang ingin menarikku kembali ke tempat yang pernah kujalani dulu. Tapi di tengah semua itu aku kembali melihat diriku sendiri…. dan membuatku makin melihat.. hidupku tak lebih dari sebuah anugerah dari Allah.

Akhirnya minggu ini satu per satu masalah pun mulai tampak titik terangnya. Beberapa masalah proyek bisa beres one by one, trus waktu nelpon kedutaan Rabu lalu kata si mas yang angkat telpon, “ibu avivah kami baru dapet reply buat Ibu, dan visa ibu sudah bisa di-issued………”. Jreng….. gile aja shock, bahagia, bersyukur…. Thanks Lord.…. aku masih ga tau kenapa aku dikasih undangan ini dan apa yang Tuhan ingin aku kerjakan dalam smeua hal ini, tapi aku percaya Ia yang membuka jalan, Ia juga yang akan memimpin dan mendrongku. I hope I can fulfill this vision…. Lord help me…

Tapi ada masalah lain, aku ga bisa issued visa and tiket kalau belum pasti masalah untuk ke Cina. Undangan dari Cina belum nyampe.. gimana bisa bikin visa… lagi-lagi aku cuma bisa bilang terserah Tuhan deh…

Tau-tau Kamis pagi kemarin (beneran kemarin satu hari yang lalu)…. Bu Hesti sms, katanya pesan dari pak Taufiq… dana LKBF dah turun.. minta no rek buat trasfer… jreng jreng.. wow… gue dapet dana….speechless entah apa lagi. Dan tau-tau siang sebelum keluar.. kutemukan sebuah surat make amplop garis2 merah biru (jadul banget deh) .. yang isinya undangan buat APRIM di Kunming, Cina.. wuahhhhhhhh akhirnya aku bisa ngurus visa… meskipun sampe hari ini belum ada kabar soal hotel, dan waktu buat ngurus pun tinggal 2 minggu lagi sebelum keberangkatanku. Tapi aku percaya… Ia yang membuka jalan, Ia akan menyediakan jalannya juga.

Share this entry

Leave a Reply

Do not be anxious about anything, but in every situation, by prayer and petition, with thanksgiving, present your requests to God. And the peace of God, which transcends all understanding, will guard your hearts and your minds in Christ Jesus.
Tentang Saya
avivah yamani

avivah yamani

- a pilgrimage -
tukang cerita astronomi. tukang main game. yuk kenalan
dari balik kamera
Kategori
Ingin tau coretan terbaru? Daftar yuk!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: