footsteps-in-the-sandHmm nggak banyak yang bisa disampaikan sekarang karena saya pun masih belajar untuk tetap tekun dan setia berjalan di dalam iman. Ada banyak kejadian yang mengajarkan saya untuk tetap teguh.. ada teguran dan sapaan yang membawaku pada keyakinan untuk tetap bersandar kepada Dia. Namun di balik itu ada sisi lain yang terus mengguncangku untuk goyah dan terbawa gelombang. Ada gelombang kekawatiran, kemarahan dan kekecewaan. Kadang ada kesombongan yang menyeruak hadir membawa saya terhempas dalam kecewa …

Namun inilah perjalanan .. seperti seorang pengembara yang terus maju, saya tak lagi bisa berhenti dan berbalik. Saya harus terus berjalan meniti visi dan harapan yang sudah diberikan. Berjalan terus dan tetap di jalanNya. Ternyata memang semua tak semudah yang dikatakan..

Tapi akhirnya saya berhenti di titik ini kembali pada sebuah teguran yang hadir di awal tahun… berdiamlah di rumah Tuhan. Sederhana namun untuk benar-benar berhenti dan berdiam buatuh sebuah kekuatan dari Dia untuk dilakukan. Inilah aku berdiam dalam perjalanan pengembaraanku… menantikan Allah. dan kemudian berjalan di dalam iman bersamaNya.

Berjalan di dalam iman bukan berarti semua masalah telah terpecahkan tapi percaya bahwa semuanya akan disediakan jalan keluarNya sesuai kehendakNya.

Berjalan di dalam iman bukan apa yang kita pinta dan harapkan akan terpenuhi dan diberikan. Tapi percaya bahwa setiap kebutuhan dan keperluan akan dicukupkan oleh Dia sang pemilik kehidupan.

Berjalan di dalam iman memang tak membuat kita bisa melihat problema dan berkat yang akan ada di depan kita. Namun dengan iman kita percaya bahwa tangan Tuhan tak pernah melepaskan kita ketika kita berhadapan dengan badai dan percaya bahwa Ia menyediakan berkat di jalan di depan kita..

Namun untuk tiba dan menemukan semua itu kita harus percaya….