<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Walking by faith</title>
	<atom:link href="http://simplyvie.com/2009/01/20/walking-by-faith/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://simplyvie.com/2009/01/20/walking-by-faith/</link>
	<description>-- the pilgrim journey --</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 15:39:00 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: rei</title>
		<link>http://simplyvie.com/2009/01/20/walking-by-faith/comment-page-1/#comment-7611</link>
		<dc:creator>rei</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 14:15:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://simplyvie.com/?p=336#comment-7611</guid>
		<description>Hello,

Aku rei dr sby, aku bener2 enjoy baca blog vie. pertama stumble blog inimelalui gogle waktu mencari tentang henokh. Terus terang aku sekarang juga sedang bingung masalah hubungan dengan Tuhan dan lumayan iri dengan henokh ha..ha...bagaimana menjadi dekat dengan Tuhan soalnya aku merasa makin jauh. Bukan masalah perbuatan atau taat, tapi masalah hati. Kalau perbuatan masih bisa dikontrol, namun hati..hmm...iri hati, kecemburuan, kemarahan...kedagingan,dll. often time membuat aku merasa aku enggak layak untuknya tapi bagaimana seorang manusia biasa bisa lepas dari emosi2 tsb. how henokh hidup denganNya dan tetap berkenan dihadapanNya??Aku ingin terus bersama-sama dengan Tuhan, tapi takut suatu saat Ia akan meninggalkanku karena kelemahan2 tsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hello,</p>
<p>Aku rei dr sby, aku bener2 enjoy baca blog vie. pertama stumble blog inimelalui gogle waktu mencari tentang henokh. Terus terang aku sekarang juga sedang bingung masalah hubungan dengan Tuhan dan lumayan iri dengan henokh ha..ha&#8230;bagaimana menjadi dekat dengan Tuhan soalnya aku merasa makin jauh. Bukan masalah perbuatan atau taat, tapi masalah hati. Kalau perbuatan masih bisa dikontrol, namun hati..hmm&#8230;iri hati, kecemburuan, kemarahan&#8230;kedagingan,dll. often time membuat aku merasa aku enggak layak untuknya tapi bagaimana seorang manusia biasa bisa lepas dari emosi2 tsb. how henokh hidup denganNya dan tetap berkenan dihadapanNya??Aku ingin terus bersama-sama dengan Tuhan, tapi takut suatu saat Ia akan meninggalkanku karena kelemahan2 tsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
