Gerhana Matahari Cincin dan Lampung Post

Hari senin, 26 Januari bertepatan dengan Imlek, Indonesia akan dilintasi Gerhana Matahari Cincin. Untuk event ini langitselatan akan melakukan perjalanan ke Lampung. Di sana kami akan mengadakan studium general di LIA dan UNILA. Selain itu kami juga akan melakukan perkenalan astronomi ke area yang remote di dusun Trimukti (jangan tanya dimana.. gue aja ga tau).

Minggu lalu saya diberitakan bahwa Lampung Post bersedia menerima artikel gerhana dari langitselatan untuk dipublikasikan. Sayangnya sampai saat ini artikel itu belum dipublikasikan. Publikasi yang ada wawancara dengan Isman salah satu anggota tim langitselatan tentang kegiatan di Lampung. Yang membuat saya berharap artikel itu dimuat adalah karena di dalamnya ada informasi waktu gerhana yang benar. Sampai saat ini informasi gerhana di Lampung Post sangat membingungkan.

Ini saya quote dari Lampung Post :

BMG Pusat memperkirakan pusat lintasan gerhana berada di wilayah Bandarjaya, Lampung Tengah. Sedangkan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki waktu puncak GMC paling lama adalah Pringsewu, Lampung, dengan lama fase cincin 6 menit 12 detik. Di Pringsewu, gerhana dimulai pukul 13.19 hingga pukul 17.52. Puncak gerhana terjadi pukul 16.41.

BMG Stasiun Geofisika Kotabumi memperkirakan gerhana matahari cincin atau anular yang bakal terjadi di Lampung itu dimulai pukul 11.56. Puncak gerhana matahari cincin ini diperkirakan terjadi pukul 13.04 dan pertengahan gerhana cincin terjadi pukul 14.46. Dan akhir gerhana cincin diperkirakan terjadi pada pukul 16.52. Dan secara keseluruhan gerhana matahari cincin ini akan berakhir pukul 18.00.

Sepertinya berita dari BMKG ga singkron antara di pusat dan Kotabumi. Atau BMKG di Kotabumi ga tau cara mengkonversi waktu dari UT ke WIB? hehehe.. Sepertinya BMKG Kotabumi memasang waktu dari kontak penumbra. Sayangnya informasi yang ada banyak yang salah… mungkin mereka harus belajar membaca peta Gerhana ini

Kapan gerhana dimulai?

Proses GMC itu akan diawali dengan tertutupnya piringan Matahari oleh Bulan pada pukul 15.21 WIB. Kemudian Matahari akan berubah menjadi bentuk sabit hingga akhirnya seluruh piringan Bulan sudah berada di dalam piringan Matahari. Inilah yang disebut dengan puncak GMC, yang akan terjadi pada pukul 16.40 WIB. Kita akan melihat Matahari berbentuk cincin selama sekitar 6 menit. Setelah itu Bulan mulai keluar dari piringan Matahari hingga pada pukul 17.52 WIB Bulan sudah benar-benar meninggalkan piringan Matahari sebagai tanda bahwa peristiwa GMC ini sudah berakhir. Jadi dari perhitungan di atas, berarti waktu yang kita miliki untuk melihat Bulan menutupi Matahari adalah sekitar 90 menit. (langitselatan)

Buat rekan2 di BMKG.. dicek atuh…

Mengenai GMC 26 Januari 2009, Gerhana ini merupakan seri saros 131 yang telah dimulai sejak 1 Agustus 1125 dan telah memiliki 22 gerhana sebagian. Gerhana total pertama seri ini terjadi di belahan langit utara pada 27 Maret 1522 dan diikuti 5 gerhana total lainnya. Seri ini kemudian memproduksi gerhana hybrid dari tahun 1630 – 1702 sedangkan gerhana cincin pertama terjadi 4 Agustus 1702. Gerhana seri saros 131 ini masih akan menghasilkan terjadinya 29 gerhana matahari cincin yang akan berakhir pada 18 Juni 2243. Gerhana seri saros 131 akan berakhir tanggal 2 September 2369 setelah rentetan 7 gerhana matahari sebagian. Gerhana seri saros 131 yang akan terjadi 26 Januari 2009 akan kembali terjadi 18 tahun lagi dan  54 tahun lagi baru kembali terjadi di area yang sama.

live by grace and mercy of the Lord. a pilgrimage in this world. astronomy communicator. food lovers. mac mania. gamers. chatters. wine and hang out lovers.

You may also like

8 Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: