Melepaskan…

Pernahkah melepaskan sesuatu dalam hidupmu? entah itu kekasihmu, barang yang kau sukai, kesempatan atau hal lainnya yang begitu disukai dan dipegang erat? Mudahkah bagimu untuk melepas hal tersebut?

Bagaimana dengan kebiasaan atau mungkin dosa? Sulitkah melepasnya atau semua bisa dilakukan semudah membalikkan telapak tangan?

Dalam perjalanan kehidupan manusia, tentu ada saat dimana kita harus melepaskan sesuatu yang begitu berarti dalam hidup kita. Sesuatu yang mungkin bersama dengan kita selama bertahun-tahun. Tapi seringkali juga, masa untuk melepaskan itu menjadi masa dimana manusia bergumul dengan dirinya sendiri untuk mencari sejuta alasan agar tidak perlu melepaskan sesuatu itu.

Tidak mudah memang… tapi bukan berarti tak mungkin. Mengapa? Seringkali ketika manusia harus melepaskan sesuatu, maka sesuatu itu bukan saja berarti baginya namun sesuatu itu bisa jadi merupakan sandaran dan kekuatan baginya untuk bertahan. Sesuatu itu tak selalu berarti baik. Bahkan ada hal yang bisa merusak diri sendiri yang dipertahankan terus menerus karena baginya itulah hal yang dia tau mampu membuatnya bertahan, Bahkan dosa pun termasuk di dalamnya.

Kok bisa? Aneh bukan?

Pernah menonton serial korea shining inheritance? Tokoh orang ketiga dalam serial itu di akhir cerita mengatakan seandainya dia melepaskan pria yang jadi tokoh utamanya sejak awal mungkin semua kisah panjang dalam film itu tak ada. Namun baginya, hanya pria itulah yang ia tahu yang mampu membuatnya bertahan dan menghadapi hidup. Akibatnya, kesalahan demi kesalahan dilakukan karena ia tak mampu untuk melepaskan.

Mungkin para penggemar serial drama tersebut akan mencaci dan mensyukuri apa yang terjadi di akhir film melihat si tokoh ketiga tidak mendapatkan pria idamannya. Namun pernahkah tersirat bahwa apa yang dialami si tokoh seringkali juga dialami manusia pada umumnya? Mungkin dalam kasus yang berbeda dengan pilihan yang berbeda…

Aneh? Bodoh? Bagaimana dengan kita? Adakah sesuatu yang masih tersisa yang masih digenggam erat dalam hidup yang membuat kita tak ingin melepasnya? Sesuatu yang kita jaga seperti barang berharga dalam hidup yang menggerogoti kehidupan itu sendiri. Dan membawa manusia masuk dalam satu demi satu keputusan yang salah atau malah mengenakan topeng untuk terus menjalani hidup. Dan semua itu dilakukan karena ia berpikir hanya dengan memegang sesuatu itulah ia bisa kuat dan bertahan. karena sesuatu itu membuat dia nyaman ….

Sesuatu yang sulit dilepaskan itu bisa jadi sebuah kebiasaan yang dipertahankan selama bertahun-tahun… yang ternyata bukan hanya mengikatnya namun juga menjerumuskannya dari kesalahan yang satu ke kesalahan yang lain.

Pada akhirnya hanya ada dua pilihan yang tersisa. Membiarkan sesuatu itu tetap ada dalam genggaman ataukah melepaskannya dan melanjutkan hidup. Pertanyaan berikutnya mungkinkah dilepaskan? Galau dan tanya merasuk dan membawa manusia pada pergumulan yang tanpa henti dengan berbagai dalih termasuk mungkinkah dirinya menghadapi kehidupan tanpa sesuatu itu.

Jalan kehidupan memang tak pernah bisa memberi jawaban apa yang terjadi berikut dalam hidup. Namun ia memberi petunjuk bahwa apa yang terjadi berikutnya dalam kehidupan adalah akibat dari keputusan yang diambil. Jika keputusan itu adalah untuk tetap bertahan dan berada pada lingkaran yang sama, maka keterikatan itu akan terus menjerat … namun jika piliha itu untuk melepaskan maka akan ada sebuah perjalanan yang penuh kebebasan dalam menjalani kehidupan.

Melepaskan seringkali juga merupakan saat dimana manusia diajak untuk meninggalkan zona nyaman dalam hidupnya untuk memasuki sebuah babak baru dalam kehidupan yang akan membawa manusia pada perjalanan yang lebih baik.

Tulisan ini mungkin hanya sebuah coretan yang tidak teratur.. bahkan mungkin ada yang berpikir, tak ada yang harus kulepaskan. Aku sudah bersama dengan Tuhan hidup denganNya. Sungguhkah? Tanyakanlah pada dirimu dan jawablah dengan jujur apakah engkau masih ada dalam zona nyaman yang sama … hanya kini berbalut sebuah topeng baru?

Tak ada salahnya untuk bertanya dan mencari jawaban dari kedalaman dirimu yang terdalam…..

live by grace and mercy of the Lord. a pilgrimage in this world. astronomy communicator. food lovers. mac mania. gamers. chatters. wine and hang out lovers.

You may also like

5 Comments

  • artikel ini bagus..
    makasih yah..

  • sometimes it’s hard to let things go..tapi memang melepaskan adalah hal yang membutuhkan keberanian dari diri sendiri.. Love this article, thank you very much for it 😀

  • yang saya rasakan, “keterikatan” membuat kita tak “bebas”. “Terikat” berarti ketika kita kehilangan kita merasa dunia mau runtuh.Pinginnya lepas bebas bersama Tuhan..Thanks artikelnya ivie..GBU

  • yudas ariyanto

    ada saatnya kita harus melepaskan,

    sesuatu ada masanya

    hehehee
    GBU mba ive

Leave a Reply

%d bloggers like this: