Journal

-- the pilgrim journey --

Home / traveling / Road to IAU GA 2012
Sep 10 2012

Road to IAU GA 2012

Kamu mau lebaran di mana tahun ini?

Hmm.. Beijing jawabku.

Dan si teman pun melongo: “hah mana ada cerita lebaran di Beijing. Liburan kali”.

Kujawab saja dia : “konferensi sih bukan liburan juga..”.

Tapi ini kali ke-2 saya menghabiskan libur lebaran di negeri orang. Jauh dari kemacetan Bandung yang dipenuhi para pelancong. Dan ini juga pertama kalinya saya ikut serta dalam pertemuan astronom sedunia yakni The 28th IAU General Assembly yang diadakan di Beijing.


IAU GA 2012 di Beijing ini merupakan yang ke-2 kalinya saya mendaftarkan diri tapi jadi yang pertama untuk dihadiri. Ini karena tahun 2009 saat IAU GA diadakan di Brazil saya jatuh sakit selama sebulan lebih hingga memutuskan untuk batal datang.  Dan akhirnya saya pun agak ragu untuk mendaftarkan diri mengikuti IAU GA 2012 karena merasa ini pertemuan yang sangat besar dan saya sendiri bukanlah anggota IAU. Tapi ternyata rencana Tuhan itu bukan seperti apa yang dipikirkan manusia.

Akhir tahun 2010 saya dihubungi seorang rekan dari komisi 55 IAU yang akan mengajukan CAP sebagai bagian dari special session di IAU GA 2012 dan saya diundang untuk menjadi salah satu anggota SOC. Kaget dan kuatir karena ini merupakan pengalaman pertama saya masuk dalam pekerjaan steering committee seperti ini. Tapi saya pun menerima undangan tersebut. Memang sih jadi SOC tidak harus menghadiri pertemuannya tapi saya jadi tertarik juga untuk ikut berkontribusi di pertemuan tersebut.  Apalagi ternyata di awal tahun 2011, IAU menerima CAP for Scientist sebagai salah satu special session di IAU GA 2012. Wah, saya jadi beneran ingin ikut serta.

Akhirnya saya pun ikut mendaftar sebagai peserta di IAU GA. Agak deg-degan dan sedikit berjudi. Biaya pendaftarannya sekitar 7 juta dan saya tau perjalanan ke Beijing tidaklah murah. Maka saya pun mengajukan permohonan dana ke IAU. Sedangkan untuk kontribusi saya mengajukan 2 materi di 2 sesi yang berbeda. Yang pertama tentang social media & astronomi di Indonesia saya ajukan untuk SPS14 CAP for Scientist dan kontribusi satu lagi tentang perkembangan astronom amatir di Indonesia yang saya ajukan untuk SPS11 Office for Astronomy Development (OAD). Keduanya saya daftarkan sebagai oral presentation.  Dipikir-pikir nekat juga ya.

Setelah itu saya pun tenggelam dalam kesibukan di langitselatan untuk memperkenalkan astronomi pada masyarakat. Dan berita baik itu datang saat saya sedang survey di Ambon untuk kegiatan Transit Venus LS.

Menariknya berita itu datang ketika saya sedang berada pada titik terendah karena masalah-masalah terkait kegiatan Transit Venus di Ambon yang saat itu tidak mendapatkan dana. Yang mengagetkan, saya mendapat seluruh dana perjalanan dan registrasi yang saya minta ke IAU plus makalah saya untuk SPS11 OAD diterima sebagai oral presentation. Kaget banget dan sangat bersyukur karena saya tahu tentunya sangat banyak orang yang menginginkan slot sebagai pembicara di sesi OAD tersebut. Mengingat OAD adalah kantor baru IAU yang akan mengurusi perkembangan astronomi di berbagai negara.

Sekarang pertanyaannya bagaimana saya mendapatkan sisa dana untuk hotel? Parah-parahnya sih bayar sendiri. maka saya pun mulai berhitung kalau misal saya harus bayar sendiri kira-kira nginep di hotel mana. Apalagi daftar hotel dari panitia isinya paling murah di bintang 3. Ada hotel budget tapi harganya juga setara bintang 3 di salah satu negara eropa. Tapi saya juga mengajukan dana ke LKBF dan ternyata dalam beberapa hari langsung direspon positif. Jadilah saya bisa ikut ke IAU GA.  Dan di bulan Juli, saya juga mendapatkan berita bahwa paper saya tentang social media juga diterima untuk oral presentation di SPS14 CAP for Scientist di IAU GA. Artinya saya akan presentasi di 2 sesi berbeda di IAU GA. Wah.. itu benar-benar berkat Tuhan. Ini bukan sesuatu yang saya rencanakan dan tidak pernah saya duga akan terjadi…

Maka dimulailah kesibukan membuat materi presentasi plus mencari hotel dan tiket pesawat. Yang paling lama tentu saja memilih hotel… dan lagi-lagi materi presentasi seperti biasa baru selesai di saat-saat terakhir menjelang presentasi. What a bad habit.. 🙂

Tapi satu hal yang saya tahu semua perjalanan ini dimulai di tahun 2007 ketika saya menemukan CAP meeting di Athena di sebuah website. Dan dengan kenekatan mendaftarkan diri dan hadir di pertemuan tersebut. Tak pernah saya menyangka pertemuan tahun 2007 itu menjadi momen yang mengubah perjalanan saya masuk dalam dunia astronomi komunikasi dan berinteraksi dan ikut berkontribusi dengan rekan-rekan dari berbagai negara yang juga bergelut dalam bidang komunikasi astronomi.

Akhirnya untuk kedua kalinya saya pun kembali ke Beijing setelah tahun lalu menghabiskan waktu 1 minggu disana untuk CAP Meeting.

Share this entry
1 Comments
  1. Pingback:Jalan - Jalan di Beijing | simplyvie

Leave a Reply

Fixing our eyes on Jesus, the pioneer and perfecter of faith. For the joy set before him he endured the cross, scorning its shame, and sat down at the right hand of the throne of God.
Tentang Saya
avivah yamani

avivah yamani

- a pilgrimage -
tukang cerita astronomi. tukang main game. yuk kenalan
dari balik kamera
Kategori
Ingin tau coretan terbaru? Daftar yuk!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: