Author Archive
Four hundred years ago in 1608, based on a telescope invented in Netherland, Galileo made his own telescope. Later on, the telescope made by Galileo is also known as the terrestrial telescope. A year later, on August 1609 Galileo turned one of his telescopes to the night sky. In 1610 he used his telescope for an astronomical observation and made outstanding discoveries that changed all mankind conception. His observation on Venus proved that it revolves the sun and support heliocentric theory. Then controversy began, but as the time goes by many discoveries has been done and proved heliocentric theory.
Now, 400 years later, astronomy evolves, many discoveries have been made, the telescopes on the ground and in the space explore the Universe for 24 hours a day, across all wavelengths of light. World changes, science revolves, and humankind needs to know more about universe. It is the time for them to take part in excitement of exploring the universe. It is the time for you, no matter who you are and where you are, universe is yours to discover. continue…
In Indonesia, Astronomy research is conduct by Astronomy Department of Institut Teknologi Bandung, National Institute of Aeronautics & Space (LAPAN), and Meteorological & Geophysical Agency (BMG).
In Astronomy, ITB, there are 3 subdivisions: Galaxy and Cosmology, Stellar Physics, and Solar System. Research topics in the Galaxy and Cosmology subdivision are the study of structure and dynamics of our home galaxy, the Milky Way, distribution and evolution of galaxies as building blocks of the large scale structure of the universe, active galactic nuclei such as quasar, the search for dark matter, and theoretical and observational cosmology starting from the early universe to the most recent. continue…
August 2008, all attention goes to China for the Olympic game. One World One Dream is the motto of the games. But Olympic game is not the only important events in China. Early August, all astronomers from Asia Pacific gather together for the 10th Asian Pacific Regional IAU Meeting, in Kunming, Yunan Province, P.R. China. This meeting was held from 3 - 6 August and attended by more than 300 participants. This meeting holds 8 topics sessions, with one of them was Education and Popularisation of Astronomy.
In APRIM 2008, education and popularisation of astronomy session emphasised on Asia Pacific countries preparation for International Year of Astronomy 2009. The meeting was started with a brief explanation by Prof. Norio Kaifu about IYA2009 and Japan activity during this event. In his talks, Prof. Kaifu also proposed network collaboration in Asian Star. Asian star is a collaboration program between countries in Asia to collect good myth/legends relating to stars and universe in each counties and regions. continue…
Baru 3 hari tiba di Indonesia, saya sudah harus melakukan perjalanan kembali. Kali ini saya menuju Kunming, China untuk menghadiri the 10th Asian Pacific Regional IAU Meeting. Jumat pagi, atau tepatnya tanggal 1 Agustus saya pun berangkat menuju Kunming menggunakan Cathay Pacific sampai di Hong Kong, kemudian nginep semalam di Hong Kong sebelum melanjutkan perjalanan ke Kunming dengan Dragon Air. continue…
Hari ketiga di paris (26 Juli 2008), saya memutuskan untuk berkunjung ke museum Louvre (Musée du Louvre), salah satu museum terkenal di Paris yang sekaligus juga menjadi simbol nasional kota tersebut. Sebelum menyambangi museum Louvre, saya dan Cherrie menyempatkan diri untuk mengunjungi sebuah pasar antik. Setelah berputar-putar sesaat, akhirnya kami menemukan jajaran toko yang menjual barang-barang tua yang menarik. Toko mainan di area tersebut pun sangat menarik. Ah seandainya saya sanggup membawa banyak barang tentu sudah saya borong semuanya, karena harga yang ditawarkan pun sangat wajar. continue…
Seperti mimpi tahun ini saya berkesempatan berkunjung ke Eropa dan menyempatkan diri berlibur di Paris selama 3 hari. Berkat Tuhan yang luar biasa. Setelah tiba di Paris tanggal 24 July malam, dan berhasil bertemu Cherrie, kami pun menuju hostel Le Regent Montmartre untuk beristirahat. Namanya juga hostel, anda tidak akan menemukan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Suara kesibukan di sekitar hostel terdengar nyaring, namun justru membuat kita merasa berada dalam siklus kehidupan kota Paris yang dinamis. Well satu hal yang menarik, kamar hostelnya sih kecil ( seperti kamar kost kata Cherrie) tapi kamar mandinya bo…. luas banget..(terbalik kali yah?).
Paginya, kami pun memutuskan untuk berkunjung ke Musée de Cluny. Dalam perjalanan kami menyempatkan diri untuk berkunjung sejenak ke Notre Dame de Paris dan menikmati sibuknya kota Paris di pagi hari. continue…
Pulang dari Lisbon, sebelum bertolak ke Indonesia, saya menyempatkan diri bermain-main di Paris ditemani Cherrie (AS’96). Siang itu dari Lisbon saya menuju Paris menggunakan pesawat easyJet. Nyampe bandara sih belum terlambat. Satu hal yang kurang enak di Portugal adalah masalah bahasa. Masih banyak yang tak bisa berbahasa Inggris, karena memang bukan bahasa ibu bagi mereka. Namun yang menarik walau mereka tak memahami bahasa Inggris mereka akan berusaha mencari jalan untuk memahami maksut si penanya. Akhirnya walau terbata-bata seorang petugas membantu saya untuk menemukan jalan menuju gate… (hehehe dasar sableng.. saya juga salah liat petunjuk.. jadinya salah arah). continue…
Setelah perjalanan panjang dari Jakarta saya akhirnya tiba di Lisbon. Wuih… ga nyangka bisa jalan-jalan mpe Portugal. It really a blessing for me. Thanks God. Saya kesini diundang untuk mengikuti workshop dan meeting yang diselenggarakan oleh Global Hands on Universe. Saya ditempatkan di hotel Olissippo Oriente di daerah Parque das Nações, tak jauh dari bandara. Area ini baru dibangun dan kesan modern sangat terasa.
Workshop GHOU 2008 diadakan selama 3 hari di British Council .. hmm gedungnya classic (foto gedung british counncil yang warnanya pinky), khas gedung tua di eropa dan makanannya enak banget hahaha. I love the food. Di acara workshop ini saya banyak belajar dan kembali mengingat semua materi observsi yang pernah diberi Pak Hakim, bedanya ini untuk keperluan publik bukan advance level buat riset. Tapi bukan berarti tidak bisa digunakan untuk riset kecil-kecilan. continue…



