astro

Indonesia UNAWE in Kerkhoven House Inauguration

unaweposter2.jpgLast weekend (Dec 15,22007), Bosscha Observatory was busy with the inauguration of Kerkhoven house as the first Astronomy Museum in Indonesia. In this event, Indonesia UNAWE team also take part to show our Road Trip to Java poster paper as well our game prototype and material. Almost all prototype are ready like, Solar System postcard and poster, Milky Way Poster, Astronomy cards, snake ladder game board, efferfesent rocket model, Subaru Origami model, sky map, Astronomy coloring picture and Saturn model.

Read More

Teori Nebula Matahari

Telah menjadi bukti di tahun 1960-an kalau banyak tanda di meteorit sedah dapat dipahami sebagai akibat dari kondensasi uap air panas. Sejumlah studi teoretik dilakukan terkait dengan tahapan kondensasi dari materi yang membentuk Tata Surya. Hasilnya pendinginan terjadi pada temperatur dan tekanan yang beragam. Hal ini semakin memperkuat ide materi di awal terbentuknya Tata Surya berada dalam bentuk gas panas. Tahun 1972, Safronov mempublikasikan teorinya tentang pembentukan planet dari materi-materi hamburan. Nah, meskipun hasil dari Safronov ini mengindikasikan jangka waktu yang sangat panjang dalam pembentukan planet-planet, namun model yang ia berikan menjadi sebuah struktur yang baik dalam memecahkan permasalahan skala waktu pembentukan.

Read More

Metode Penentuan Jarak di Astronomi

Di dalam astronomi, metode yang digunakan dalam penentuan jarak adalah metode paralaks. Paralaks merupakan metode yang digunakan dengan melihat pada pergeseran dua titik tetap relatif satu terhadap yang lain dilihat dari sudut pandang pengamat.

Paralaks Trigonometri
Penentuan jarak bintang baru berhasil dilakukan pada abad ke-19 dengan menggunakan metode paralaks trigonometri. Akibat dari gerak edar bumi, bintang dekat akan terlihat bergeser terhadap bintang jauh. Dan bintang tersebut seolah bergerak menempuh lintasan ellips relatif terhadap latar belakang bintang yang jauh. Gerak ellips tersebut merupakan pencerminan gerak bumi. Sudut yang dibentuk oleh bumi dan matahari ke bintang inilah yang diebut paralaks bintang. Semakin jauh letak bintang, lintasan ellipsnya makin kecil, paralaksnya juga makin kecil.

Read More

Gerhana Bulan Bersama langitselatan

Kesempatan mengamati Gerhana bulan total (GBT) tanggal 28 Agustus 2007 yang tampak memerah saat Bulan terbit tidak dilewatkan oleh tim langitselatan. Walaupun masih terasa lelah setelah acara Star Party akhir pekan yang lalu, namun kami tetap berangkat menuju Dago Atas bergabung dengan adik-adik Sekolah Alam Bandung yang sedang berkemah disana sambil menantikan Gerhana. Setelah hampir “nyasar” akhirnya kami pun tiba di lokasi. Turut bergabung juga teman-teman dari Kompas dan Sindo yang sudah siap dengan kameranya masing-masing. Acara berburu gerhana pun dimulai….

Read More

Akankah Mars Sebesar Bulan tanggal 27 Agustus?

Sebenernya tahun ini saya sudah bertekad ga perlu lagi nulis-nulis tentang Mars. Tapi kemarin seorang teman menyapa dengan pertanyaan, “vi beta dpt message ini BATUL seng neh” (vi saya dapat email ini betul gak nih?).

n this is the message :

Dear all, Malam hari dengan 2 buah bulan. Jangan sampai terlewatkan kesempatan langka yang hanya terjadi dalam 2280 tahun sekali saja!!! Seluruh dunia menantikan planet Bumi kita mempunyai 2 buah bulan pada 27 Agustus 2007 nanti. Planet Mars akan terlihat sangat terang di langit mulai awal Agustus. Planet Mars akan terlihat sebesar bulan planet Bumi kita dengan mata telanjang saja. Dan puncaknya akan terlihat seperti bulan purnama (full moon) pada tanggal 27 Agustus jam 00.30 malam senin pagi dini hari, saat jarak Mars dengan Bumi kita hanya sekitar 34.65M miles. Jangan sampai terlewatkan untuk ‘menatap’ langit yang akan seperti memiliki 2 buah bulan, karena jarak terdekat seperti itu hanya akan terjadi lagi di tahun 2287 yang akan datang.

Dan disambung oleh sebuah email …yang menanyakan kenapa star party-nya diadain tanggal 25-26 agustus. Kenapa bukan tanggal 27 aja. khan ada event langka.. ada dua bulan. Eh? Nah loh?

Read More

Langitselatan, Membangun Kesadaran Astronomi di Indonesia

Kuliah di astronomi? wah bisa ngeramal nasib dong!

Itulah reaksi yang umum ditemui ketika berbicara tentang astronomi. Saat mendengar kata astronomi, orang akan langsung mengasosiasikannya dengan astrologi, karena astronomi masih kurang dikenal dan dipahami masyarakat. Bagi masyarakat, astronomi itu ilmu yang mengawang-awang. Padahal tanpa disadari perjalanan kehidupan manusia tak pernah lepas dari ilmu klasik yang satu ini.

Read More

Langitselatan, Roof Top Star Party, Media Indonesia and me

arghhh rasanya badan ini remuk semua… apalagi ditambah nyut-nyutan yang masih terus terasa di pipi kanan akibat gigi yang sakit sejak jumat minggu lalu. Tapi kalau mengingat apa yang terjadi hari-hari belakangan ini, rasanya melegakan dan sedikit terlupa deh rasa sakitnya. Well walau cukup lelah juga mengerjakan buletin dan mempersiapkan banyak hal untuk star party, namun begitu melihat wajah ceria anak-anak yang datang rasanya bener-bener melegakan. It’s great to know that they love the activities. Apalagi ada anak yang minta ke ibunya untuk ikut lagi dalam acara Star Party berikutnya.

Read More

Big Bang

Model Big Bang saat ini sudah banyak diterima sebagai teori pembentukan dan evolusi alam semesta. Menurut Big Bang, sekitar 12 sampai 14 milyar tahun lalu, bagian alam semesta yang bisa kita lihat saat ini hanyalah beberapa milimeter lebarnya. Nah untuk sampai pada kondisi sekarang, alam semesta mengalami pengembangan dari kondisi yang panas dan rapat kedalam bentuk alam semesta yang luas, lebih dingin dan bisa didiami. Sisa-sisa materi yang rapat dan panas bisa dilihat sebagai radiasi cosmic microwave background yang sangat dingin yang masih mengisi alam semesta dan terlihak oleh detektor microwave sebagai nyala di seluruh angkasa.

Read More

Sorry Pluto, you won’t be planet anymore! Eris is bigger than you

Megapa Pluto bukan planet?
pokoknya Pluto tetap planet, nggak boleh nggak. kan kesian Plutonya kalo dicoret dari daftar planet.

well itulah beberapa komentar dalam blog ini saat saya menulis tentang klasifikasi Pluto yang baru sebagai Planet Katai atau dengan kata lain Pluto diturunkan kelasnya dari Planet jadi Planet katai. Bagi saya penentuan kelas baru tersebut merupakan bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan. Ternyata bagi sebagian orang hal tersebut seakan-akan kami para astronom telah mengeluarkan Pluto dari Tata Surya. wow .. hebat sekali yah kalau bisa nendang Pluto.

Banyak memang yang masih berharap agar ada revisi atau tepatnya akan ada pembicaraan lag pada pertemuan IAU yang berikutnya di Rio de Jeneiro untuk membicarakan kembali status Pluto.

Read More