daily bread
You just need to believe (master oogway, kung fu panda)
Inilah yang jadi kunci film animasi komedi Kung Fu Panda. Film yang sangat menarik. Lucu, menggemaskan dan membuat kita melihat dan belajar dari setiap karakter. Po si panda gendut yang buat berdiri saja susah, sejak lama memiliki obsesi untuk menjadi seorang jagoan kung fu seperti Furious Five yang sangat terkenal. Padahal dia harus mewarisi resep rahasia dan kedai mie dari keluarganya secara turun temurun. Ayahnya Mr. Ping sangat mengharapkan dia untuk menjadi tukang mie yang terkenal. continue…
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: ( 1 Ptr 2 : 10)
Hmm apa yang kamu pikirkan ketika membaca ayat itu? continue…
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.(Mat 11:11)
Itulah perkataan Yesus tentang Yohanes. tapi siapakah Yohanes? Begitu hebatkah dia? Yohanes, ia lahir sebagai buah penantian Zakharia dan Elizabeth. Walau Zakharia sempat meragukan janji itu, namun Allah tak pernah main-main dengan perkataanNya. Kehadiran Yohanes bukan hanya untuk mejadi anak yang dinantikan bagi keluarga Zakharia dan Elizabeth tapi juga menjadi pendahulu bagi kedatangan Mesias Yang Hidup. continue…
Hidup adalah anugerah dan hadiah. pernahkah kita merasakan itu?? pencapaian dalam hidup ini bukan karena kehebatan dan kemampuan kita tapi merupakan anugrah yg diberikan oleh Allah. continue…
Apa artinya tahun baru buatmu? Kegembiraan karena satu tahun telah terlewati? ataukah keriangan diantara hiruk pikuk pesta pergantian tahun? Atau mungkin kepedihan diantara problema yang menghimpit dan akan terus berlanjut?
Pergantian tahun bagi setiap orang punya makna berbeda dan resolusi yang berbeda pula. Impian dan harapan yang terajut kembali dibangun menyongsong tahun yang baru. Namun ada juga yang buru-buru mematikan impian itu karena tak ingin kecewa melanda. Apapun itu tahun yang baru selalu punya makna. Namun dimana kita memulainya itu juga penting. Apakah kita memulai tahun yang baru itu di dalam ruang pesta ataukah di jalanan? Atau mungkin berdiam terpekur dalam sebuah refleksi tentang hidup? Ataukah kita memulainya dalam doa dan ibadah? continue…
ajaib…indah… unik….ah entah apa lagi,
tak bisa kugambar dengan kata.
hidupku bak berjalan di lorong-lorong panjang,
di bawah temaram lampu kota,
yang kadang melewati lorong gelap.
Di antara jalan panjang itu,
kadang aku tergelincir,
kadang jatuh terjerembab.
penuh luka,
memar dan sobek,
tergeletak tak berdaya.
tapi……
tak pernah sekalipun aku mampu berhenti,
ada penolong yang senantiasa mengangkatku,
dan memberi kekuatan baru.
disaat lelah Ia menjadi sadaran bagiku.
diantara isak tangis,
Ia memelukku.
diantara tawa dan tarian,
Ia pun terbahak dan menari bersama.
Ia menuntunku meniti langkah demi langkah.
di antara badai,
tak sekalipun tanganku dilepaskan.
genggaman itu begitu erat,
menggantikan setiap ketakutan,
dengan sukacita membara.
menggantikan keraguan,
dengan kerinduan menggairahkan.
Ia ada di sisiku,
melangkah bersamaku,
sampai penghujung lorong kehidupan.
Hmm.. rada basi deh kayaknya tulisan saya ini. Cuma baru moodnya sekarang sih.. so mau lanjutin dulu kisah perjalanan di athena selama libur lebaran tahun ini. Setelah istirahat semalam di hotel, paginya saya bangun dalam kondisi yang segar.. apalagi ditambah udara kota Athena yang menyegarkan. Jam 7 pagi saya turun ke restoran untuk sarapan, dan memilih sebuah meja di sudut ruangan. Asik juga bisa makan sambil memperhatikan seisi ruangan dan kesibukan masing-masing orang. Tak lama, saya pun mendapat teman semeja yang ternyata dari Tazmania dan Afrika Selatan. Sedangkan 2 pria yang di meja seberang saya pun mulai memperkenalkan diri berasal dari China, dan Hong Kong. Ga nyangka sarapan pagi itu yang awalnya saya pikir akan saya lewati dalam kesendirian justru mendapat beberapa kenalan baru.
continue…
When it starts…..
Beberapa bulan lalu, saya masih tak pernah membayangkan akan melakukan perjalanan jauh tahun ini. Masih segar di ingatan saat akhir tahun lalu, saya memutuskan untuk membatalkan formulir pendaftaran mengikuti ISYA, dengan alasan sederhana, saya ingin santai dan menata kembali hubungan dengan Tuhan yang naik turun laksana ombak. Demikian juga ketika nana menawarkan summer school di Italia. Semua kutanggapi hanya dengan keinginan untuk ikut namun tak pernah merasa benar-benar tertarik dan berusaha memaksakan diri untuk mendaftar dan lainnya. Semuanya karena saya ingin menjauh sesaat dari astronomi. Menjauh dari penelitian, menjauh dari belajar astronomi, menjauh dari banyak hal, hanya untuk menata kembali keping-keping perjalanan yang sudah retak selama beberapa tahun terakhir ini.
Saya bersyukur ada orang-orang yang terus mendukung dalam doa dan menjaga dalam roh sehingga saya bisa melangkah terus dan berada pada titik ini. Tanpa itu saya tak pernah tahu sudah ada di titik mana sekarang. continue…

