diary
Pertemuan tak terduga itu terjadi lagi. Dan lagi-lagi dia hanya bisa terpekur menatap tanpa arah. Pertanyaan demi pertanyaan mengalir. Namun semua hanya berakhir dengan kata mengapa?
Diam.. hanya itu yang bisa dia lakukan, karena dia pun tak pernah tahu ada apa di balik kata mengapa. Semua terjadi begitu saja. Mengalir liar di antara riak kehidupannya. Dan kini dia harus menjawab mengapa?
Namun di antara waktu yang terentang ia menemukan kembali dirinya, menemukan kembali kekuatan untuk menghadapi semua yang pernah ada. Walau waktu yang merentang begitu lebar, namun kikisan cerita itu tak pernah pudar. Tapi satu hal yang ia tahu… di antara waktu itu.. ia telah berubah. sama dengan orang yang ada di hadapannya. Kehidupan telah menempanya untuk melangkah maju, di antara badai kehidupan. Maju walau harus menginjak onak dan duri. Kehidupan memang mengajarkan banyak hal.. namun yang ia tahu, di antara waktu yang terentang itu, ia diajar untuk mensyukuri setiap langkahnya. Mensyukuri setiap berkat dan anugerah yang mengalir untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang diinginkan sang Khalik.
lelah…
gusar…
marah…
semua beradu ..
berpadu menghentak dalam diri..
membawaku ke titik nadir kehidupan…
continue…
di sana.. di sudut jalan…
ia duduk sambil memeluk gadis kecil itu.
continue…
fiuhhh dah sebulan berlalu baru deh sempet nulis-nulis lagi di blog ini. Berita-berita GMC sendiri udah disebar sebenernya di Langitselatan dan Cosmic Diary. Perjalanan ekspedisi itu memang berakhir sukses dan membawa banyak pengalaman buat tim kami. Tak hanya itu, ini pertama kalinya saya belajar untuk memimpin sbeuah ekspedisi yang dimulai dengan mimpi dan idealisme. continue…
Hmm nggak banyak yang bisa disampaikan sekarang karena saya pun masih belajar untuk tetap tekun dan setia berjalan di dalam iman. Ada banyak kejadian yang mengajarkan saya untuk tetap teguh.. ada teguran dan sapaan yang membawaku pada keyakinan untuk tetap bersandar kepada Dia. Namun di balik itu ada sisi lain yang terus mengguncangku untuk goyah dan terbawa gelombang. Ada gelombang kekawatiran, kemarahan dan kekecewaan. Kadang ada kesombongan yang menyeruak hadir membawa saya terhempas dalam kecewa …
Namun inilah perjalanan .. seperti seorang pengembara yang terus maju, saya tak lagi bisa berhenti dan berbalik. Saya harus terus berjalan meniti visi dan harapan yang sudah diberikan. Berjalan terus dan tetap di jalanNya. Ternyata memang semua tak semudah yang dikatakan.. continue…
Semua dimulai di akhir tahun 2007 di Athena, sebuah kota tua yang penuh dengan sejarah dunia. Dalam pertemuan Communicating Astronomy with the Public, saya mengajukan diri untuk bekerja dalam task group cosmic diary cornerstone project, yang merupakan bagian dari International Year of Astronomy 2009.
Beberapa hari lalu saat sedang menelusuri video lagu-lagu era saya masih berseragam di youtube, saya justru menemukan video lagu Lentera Jiwa, single baru yang dibawakan oleh Nugie. Seperti biasa, lagu dengan makna yang cukup dalam dan menyentuh. Lagu yang bercerita tentang sebuah pencarian dalam hidup dan perjalanan mengikuti nurani.
Sejenak saya seperti berkaca melihat kehidupan saya sendiri. Semua seperti mengalir dalam sebuah sungai yang penuh riak dan kadang terantuk batu dan kerikil. Tapi walau demikian saya menikmatinya. Sudahkah saya menemukan lentera jiwa saya? Itu pertanyaan yang sesaat muncul namun kemudian akan tenggelam hilang di antara deru kesibukan sehari-hari. continue…
In Memoriam of Faizal Riza (Makassar, 24 Mei 1979 – Makassar, 31 Oktober 2008)
”Semua orang sibuk berkata-kata tanpa peduli apakah ada orang lain yang mendengarnya. Bahkan mereka juga tidak peduli dengan kata-katanya sendiri. Sebuah dunia yang sudah kelebihan kata-kata tanpa makna. Kata-kata sudah luber dan tidak dibutuhkan lagi. Setiap kata bisa diganti artinya. Setiap arti bisa diubah maknanya.”(Faizal Riza) continue…





