<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SimplyVie &#187; Film</title>
	<atom:link href="http://simplyvie.com/category/film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://simplyvie.com</link>
	<description>-- the pilgrim journey --</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Mar 2010 17:47:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>AVATAR, Human Alter Ego in Pandora</title>
		<link>http://simplyvie.com/2009/12/22/avatar-human-alter-ego-in-pandora/</link>
		<comments>http://simplyvie.com/2009/12/22/avatar-human-alter-ego-in-pandora/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 02:33:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[alpha centaury]]></category>
		<category><![CDATA[Avatar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simplyvie.com/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan dunia exoplanet yang demikian cepat sejak pertama kalinya planet ditemukan memberikan sebuah warna baru bagi dunia. Dulu... di tahun 1995 planet yang bisa ditemukan adalah planet gas raksasa laksana Jupiter. Kini.. planet-planet serupa Bumi bukan lagi mimpi. Planet super Bumi satu persatu disingkap di berbagai bintang katai merah dan juga ada yang mengorbit bintang serupa Matahari.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan dunia exoplanet yang demikian cepat sejak pertama kalinya planet ditemukan memberikan sebuah warna baru bagi dunia. <span id="more-837"></span>Dulu&#8230; di tahun 1995 planet yang bisa ditemukan adalah planet gas raksasa laksana Jupiter. Kini.. planet-planet serupa Bumi bukan lagi mimpi. Planet super Bumi satu persatu disingkap di berbagai bintang katai merah dan juga ada yang mengorbit bintang serupa Matahari.</p>
<div id="attachment_840" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2009/12/pandora.jpg"><img class="size-full wp-image-840" title="pandora" src="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2009/12/pandora.jpg" alt="kredit : rotten tomatoes" width="200" height="112" /></a><p class="wp-caption-text">kredit : Rotten Tomatoes</p></div>
<p>Ilmu pengetahuan tak bisa dibendung ketika keingintahuan manusia terus menyeruak mencari jawaban. Pencarian terus berlanjut, teknologi pun terus berkembang. Tapi apa tujuan kita mencari planet lain di luar sana? Bukankah kita toh tak bisa mengunjungi planet itu. Apa gunanya planet-planet baru itu buat manusia? toh kita juga tak mungkin menjamahnya. Untuk ke Mars saja manusia masih belum mampu.. apalagi di sebuah planet yang berada di ruang angkasa yang luas&#8230; tanpa batas.</p>
<p>Untuk apa? Itu pertanyaan yang seringkali hadir&#8230; dan mengusik. Bagi para ilmuwan, penemuan sebuah planet baru adalah impian  untuk mencari dan mempelajari  Jupiter lain.. atau Saturnus lainnya.. atau bahkan Bumi lain yang ada nun di ruang antar bintang. Belajar bagaimana sebuah sistem keplanetan terbentuk, bagaimana planet-planet memulai pembentukannya &#8230; bagaimana senyawa kimia berinteraksi di dalam planet-planet tersebut. Keberadaan sistem keplanetan yang ada di alam semesta seakan menjadi sebuah buku terbuka yang akan menjawab misteri tentang asal mula dunia yang kita huni ini. Buku yang terisi oleh lembaran-lembaran sistem yang akan membawa manusia pada jawaban bagaimana sebuah kehidupan dimulai di Bumi yang kita sebut rumah.</p>
<p>Dan pencarian itu terus berlanjut tanpa henti untuk mencari sistem baru yang akan mengisi halaman berikutnya dari buku tentang sistem keplanetan yang ada di sekitar Tata Surya sampai di area terjauh di sudut semesta.   Dan yang jadi mimpi seluruh ilmuwan dan mungkin seluruh umat manusia, adakah kehidupan lain di luar sana? Adakah planet Bumi lainnya yang juga memiliki penghuni? Seerti apa dan bagaimanakah kehidupan di planet asing itu bisa bertahan?</p>
<p>Pencarian itu tak kan pernah pupus, karena setiap misteri yang terkuak dari setiap planet memiliki keunikan tersendiri. Keunikan yang membawa manusia pada misteri baru yang menanti untuk diungkapkan. Kuakan misteri itu membuat kita berdecak dalam kekaguman melihat satu persatu maha karya di alam semesta ini.</p>
<p>Namun tak bisa dipungkiri, mimpi akan sebuah peradaban lain bukan hanya mimpi para astronom dan para pengamat langit. Ini adalah mimpi koloni kehidupan bernama manusia yang ada di Bumi.  Dan angan manusia telah membawa kita pada dunia fantasi yang tak lepas dari mimpi tentang bentuk kehidupan lain di luar sana. Fiksi sains tertuang dalam berbagai karya. Buku, film, puisi, lagu, permainan, seakan menjadi ruang bagi mimpi manusia akan sebuah peradaban lain di luar Bumi.</p>
<p>Angan yang tertuang dalam berbagai karya membawa manusia menjelajahi ruang dan waktu. Bertemu dengan makhluk asing yang ada di sebuah dunia lain di luar Bumi kita. Petualangan demi petualangan pun terangkai dalam sebuah karya&#8230;</p>
<p>Hal yang sama juga kualami saat menonton AVATAR, sebuah film epic karya James Cameron yang menggambarkan keberadaan manusia di sebuah dunia baru bernama Pandora di masa depan tepatnya di tahun 2154. AVATAR memaparkan sebuah kisah seandainya ada planet di bintang terdekat dari Bumi. Alpha Centauri atau yang dikenal dengan nama Rigel Centaurus, digambarkan memiliki tiga buah planet gas laksana Jupiter. Satu diantaranya bernama Polyphemus memiliki satelit bernama Pandora yang ternyata bisa dijejaki dan memiliki kehidupan.</p>
<div id="attachment_847" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2009/12/avatar.jpg"><img class="size-full wp-image-847" title="avatar" src="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2009/12/avatar.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">keindahan Pandora dalam AVATAR. kredit : Avatar Pictures</p></div>
<p>Sebuah satelit asing yang dihuni makhluk &#8211; makhluk yang masih terhitung primitif dalam kelompoknya masing-masing. Primitif jika dibandingkan dengan teknologi manusia.. dari perspektif manusia.  Mungkin buat mereka, manusialah yang primitif karena tak mampu untuk memahami cara hidup mereka.</p>
<p>Kehadiran manusia di Pandora, membawa misi ilmiah untuk mempelajari kehidupan yang ada di sana, mempelajari tumbuhan, hewan, tanah dan segala hal yang senantiasa menjadi daya tarik bagi ilmu pegetahuan. Struktur kehidupan yang berbeda dan kompleks menjadi misteri baru yang harus dicari jawabannya. Tak hanya itu&#8230; angan akan hubungan antara manusia dan penduduk pribumi Pandora juga dipaparkan lewat usaha untuk mengenal suku Na’vi dan belajar bagaimana mereka menjalani kehidupan&#8230;.</p>
<p>Kontak dan relasi dengan makhluk asing&#8230; itulah yang senantiasa jadi mimpi yang ingin diwujudkan lewat berbagai pesan yang coba dikirimkan ke ruang angkasa dengan harapan ada makhluk lain yang akan merespon.  Namun ternyata di balik semua itu&#8230; ada juga sesuatu yang tak bisa lepas dari manusia. Kenagkuhan sebagai makhluk tertinggi dan keinginan untuk berkuasa dan menguasai tambang yang ada di Pandora. Sisi manusia yang penuh keserakahan, tergambar jelas dari usaha manusia yang mencoba menghancurkan rumah suku pribumi pandora demi mendapatkan unobtainium. Unsur yang sangat mahal yang ada di Pandora&#8230;</p>
<p>Dari keseluruhan cerita AVATAR ada satu kalimat yang menarik perhatianku. Saat sang tokoh utama memutuskan untuk menjadi bagian dari Na’vi dan mengumpulkan seluruh penghuni Pandora untuk melawan dominasi makhluk dari langit aka manusia. Saat ia pada akhirnya duduk dia dihadapan Eywa (roh yang diyakini menjadi dewa suku Na’vi), ia meminta agar Eywa menolong mereka. Saat itu, ia meminta Eywa untuk melihat Bumi melalui ingatan Grace (ilmuwan yang meninggal). Bumi yang tak lagi hijau, karena telah dihancurkan oleh para penghuninya. Dan kini manusia itu datang ke Pandora untuk menghancurkan keindahan alam Pandora&#8230;</p>
<p>Kalimat ini begitu singkat, seakan hanya jadi sebuah doa di dalam film fiksi ilmiah yang penuh petualangan. Namun kalimat itu seakan menjadi esensi dari kisah epic di AVATAR, dan membawaku kembali pada pertanyaan&#8230; seandainya kita bisa menemukan Bumi yang lain dan bisa menjejakinya, akankah kita hanya datang dalam damai dan demi ilmu pengetahuan? Ataukah kita akan membawa ego manusia sebagai makhluk tertinggi yang selalu ingin berkuasa dan membawa keserakahan manusia yang telah merusak alam di Bumi ini? Bukankah Bumi yang jadi rumah kita pun sedang sekarat karena dirusak oleh manusia?</p>
<p>Seandainya planet yang bisa dihuni itu ada.. seandainya kehidupan itu memang ada&#8230; akankah manusia tidak menjadi serakah? akankah manusia tidak pergi untuk merusak sebuah keseimbangan alam lain? akankah manusia tidak berusaha untuk menambang lagi demi kekayaan?</p>
<p>Pandora.. negeri kaya itu coba dirusak&#8230; cerita berakhir dengan kegagalan atas rencana yang merusak itu. Namun  ada pertanyaan lain yang akhirnya hadir. dulu di saat Bumi masih hijau, di saat manusia masih menjadi manusia primitif&#8230; alam itu senantiasa dijaga keseimbangannya. Namun perkembangan peradaban manusia justru menunjukkan betapa keangkuhan dan keserakahan telah membawa bencana di berbagai belahan dunia.  Di Pandora manusia ingin mengambil unobtainium, di Bumi manusia merusak alam demi gas alam, kayu, minyak dll&#8230; yang pada akhirnya hanya menjadikan manusia berada dalam dunia yang gersang.</p>
<p>Avatar sendiri bisa dikatakan merupakan gambaran keinginan manusia untuk menjadi seseorang yang lain yang mungkin lebih baik dari dirinya.  Apakah avatar merupakan sebuah harapan dan cita-cita lain yang ada dalam diri manusia untuk memiliki alam yang indah, hubungan yang baik di antara sesama makhluk yang tak terwujud dalam keadaannya sekarang?</p>
<p>Jika film Earth masih tak mampu menyentuh keinginan terdalam diri manusia untuk menjaga alamnya, maka sebaiknya kisah epic AVATAR ini membawa manusia untuk menyatu dan mendengarkan suara dan cerita alam, sehingga alam dapat terus menjaga keseimbangannya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyvie.com/2009/12/22/avatar-human-alter-ego-in-pandora/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>You Just Need to Believe</title>
		<link>http://simplyvie.com/2008/06/26/you-just-need-to-believe/</link>
		<comments>http://simplyvie.com/2008/06/26/you-just-need-to-believe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 13:06:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[daily bread]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[kungfu Panda]]></category>
		<category><![CDATA[Tai lung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simplyvie.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[You just need to believe (master oogway, kung fu panda)
Inilah yang jadi kunci film animasi komedi Kung Fu Panda. Film yang sangat menarik. Lucu, menggemaskan dan membuat kita melihat dan belajar dari setiap karakter. Po si panda gendut yang buat berdiri saja susah, sejak lama memiliki obsesi untuk menjadi seorang jagoan kung fu seperti Furious [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>You just need to believe (master oogway, kung fu panda)</em></p></blockquote>
<p><img style="margin: 10px; float: left;" title="kung-fu-panda-movie-1515" src="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2008/06/kung-fu-panda-movie-1515.jpg" alt="" width="164" height="132" />Inilah yang jadi kunci film animasi komedi <a href="http://www.kungfupanda.com/" target="_blank">Kung Fu Panda.</a> Film yang sangat menarik. Lucu, menggemaskan dan membuat kita melihat dan belajar dari setiap karakter. Po si panda gendut yang buat berdiri saja susah, sejak lama memiliki obsesi untuk menjadi seorang jagoan kung fu seperti Furious Five yang sangat terkenal. Padahal dia harus mewarisi resep rahasia dan kedai mie dari keluarganya secara turun temurun. Ayahnya Mr. Ping sangat mengharapkan dia untuk menjadi tukang mie yang terkenal.<span id="more-215"></span></p>
<p>Pada suatu hari Master Oogway meramalkan kembalinya si jahat Tai Lung yang juga mantan murid dari Shifu. Maka dimulailah pencarian pendekar Naga yang akan mewarisi gulungan rahasia. Dalam suatu kejadian tak terduga Po tiba-tiba muncul di tengah arena pertarungan dan master oogway pun menunjuknya sebagai calon pendekar naga yang tanpa tanding, Po kaget.. bingung… menyangkal…..</p>
<p>Po kemudian dibimbing oleh Shifu yang juga tak percaya kalau panda gendut seperti Po bisa jadi seorang pendekar tangguh. Sampai suatu malam saat master oogway akan pergi untuk selamanya, dia menatakan pada shifu… “yang kamu butuhkan hanyalah percaya”……….. percaya? segampang itukah? Ternyata tidak.. untuk bisa mempercayai sesuatu yang kita tidak bisa lihat di hadapan kita tentu tak mudah. Gimana coba percaya panda bulet, ga bisa kung fu, bisanya makan, merusak barang, bercanda adalah seorang pendekar yang akan mengalahkan Tai Lung.</p>
<p><img style="margin: 10px; float: right;" title="oogway" src="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2008/06/oogway.jpg" alt="" width="200" height="124" />Kalimat itu jugalah yang menyentakku di tengah film itu. Yang kamu butuhkan hanyalah percaya. Berbulan-bulan saya jatuh bangun dengan masalah ini. Bagaimana supaya kekuatiran yang kadang jadi paranoia itu hilang dan percaya kalau Allahku ada untukku? Percaya kalau Ia yang memegang masa lalu, masa sekarang dan masa depanku. Bahkan meskipun ada banyak hal yang sudah kualami, tetap saja kecemasan itu masih terus melanda dan mencekam hari-hariku, dan seringkali saya gagal untuk percaya.</p>
<p>Film ini mengajar saya untuk melihat hal yang tak terlihat, mengingatkan saya kalau Allah punya cara yang berbeda dalam membentuk setiap anak-anakNya. Simple memang berkata percaya saja… tapi ketika kita diperhadapkan dengan masalah dan kelemahan kita dan ketika kita tak sanggup melihat ada jalan keluar.. percaya adalah hal paling sulit untuk dilakukan. Percaya bahwa di ujung jalan sana ada jalan keluar. It isn’t easy….</p>
<p>Percaya artinya meyakini sesuatu, dan bukti dari percaya adalah taat…. dan total berserah. Bisakah? Kadang saya masih berada di antara persimpangan yang membuat saya bingung untuk memilih. Dan ada akhirnya walau terseok-seok dan harus babak belur dahulu saya belajar untuk memilih percaya pada Dia.</p>
<p>Balik lagi ke film Kung fu Panda, Shifu yang akhirnya percaya harus berhadapan dengan Po yang jadi tak yakin pada diri sendiri. Akhirnya sebagai guru yang percaya muridnya pasti bisa, ia pun mencari metode yang tepat untuk mengajar Po. Freeze….. ini kedua kalinya dalam film ini ditengah derai tawa melihat tingkah polah Po, saya kembali ditegur.</p>
<p>Tuhan punya cara untuk membentuk kita masing-masing, karena setiap kita ini unik dan berbeda. Saya tak bisa menuntut agar saya diperlakukan sama dengan teman-teman lainnya. Ia tau bagaimana membentuk kita jadi sesuatu. Berapa kali saya hampir menyerah dengan seluruh perjalanan ini, namun pada akhirnya saya memang terus melihat betapa Allah dengan caraNya membentuk diriku dan membawaku pada jalan yang harus kutempuh. Jalan itu tidak mudah, tapi sekali lagi hanya dengan percaya saya bisa melewati setapak demi setapak.</p>
<p><img style="margin: 10px; float: left;" title="with-shifu" src="http://simplyvie.com/wp-content/uploads/2008/06/with-shifu.jpg" alt="" width="153" height="169" />Pada akhirnya di layar tampak Po menerima gulungan rahasia.. dan duer…. tak ada isinya. Hanya cerminan wajahnya sendiri. Apa gulungan itu palsu atau salah? Shifu memerintahkan Po pergi dan Furious Five diminta mengungsikan warga kampung. Po pun bertemu ayahnya dan sang ayah mengatakan ia ingin menurunkan resep rahasia keluarga buat Po. Rahasianya adalah…. tidak ada rahasia. Heh kok bisa? Apa tidak salah?</p>
<p>Memang tidak ada rahasia. Rahasianya buat supaya orang percaya kalau ada resep khusus yang membuatnya special. Padahal tidak ada resep itu. Yang ada adalah kemampuan si pembuat itu sendiri untuk membuatnya special. Si pembuatlah resep rahasia itu. Dia harus percaya kalau dirinya spesial.</p>
<p>Lagi-lagi kita harus percaya. Percaya bahwa diri kita ini spesial. Tidak mudah untuk bisa melakukan itu. Ada banyak hal yang mencegah seseorang untuk meyakini bahwa dirinya itu istimewa. Dosa, kekurangan, kelemahan tubuh, kebodohan dll. Dunia membuat kita melihat seornag jagoan atau yang sukses adalah orang yang pandai, bertubuh bak pangeran dan putri. Itu membuat kita ingin jadi orang lain, kita jadi tidak yakin kalau diri kita sendiri itu spesial.</p>
<p>Inilah yang jadi pesan dari film komedi yang satu ini. Gak rugi deh nontonnya. And as for me… film ini bukan hanya membuatku tertawa melihat Po namun menamparku dan membuatku tertawa melihat kenyataan ada bagian dari hidupku yang sama seperti itu. Kehilangan keyakinan untuk percaya saat berada di persimpangan jalan. Dan sering kali pula ayat inilah yang mengingatkanku untuk tetap percaya dan berpegang pada Allah.</p>
<p><strong>“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. (Yoh 14 : 1)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyvie.com/2008/06/26/you-just-need-to-believe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Chronicles of Narnia: Prince Caspian</title>
		<link>http://simplyvie.com/2008/05/24/the-chronicles-of-narnia-prince-caspian/</link>
		<comments>http://simplyvie.com/2008/05/24/the-chronicles-of-narnia-prince-caspian/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 05:36:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[narnia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simplyvie.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Film ini mungkin jadi salah satu yang ingin saya tonton. Semalam akhirnya saya pun punya waktu untuk menikmati film kolosal ini. Film yang sangat bagus, megah&#8230; dan benar-benar memukau. Kisah lanjutan yang dikemas dengan apik. Film ini menyuguhkan begitu banyak pemandangan indah. Peninsula tempat Cair Paravel berada&#8230; wow.. I love the scenery. 
Namun sepanjang film, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Film ini mungkin jadi salah satu yang ingin saya tonton. Semalam akhirnya saya pun punya waktu untuk menikmati film kolosal ini. Film yang sangat bagus, megah&#8230; dan benar-benar memukau. Kisah lanjutan yang dikemas dengan apik. Film ini menyuguhkan begitu banyak pemandangan indah. Peninsula tempat Cair Paravel berada&#8230; wow.. I love the scenery. <span id="more-209"></span></p>
<p align="justify">Namun sepanjang film, saya justru kecewa. Hampir seluruh cerita film berbeda dengan buku yang kubaca. Sebagai standing alone movie.. Prince Caspian adalah karya yang spektakuler. Tapi sebagai adaptasi dari buku? I am dissapointed. Apalagi seluruh penggambaran karaker tiap tokoh yang benar-benar membuat kecewa.</p>
<p align="justify">Dibuka dengan perkelahian di stasiun kereta api antara Peter dan teman-temannya, sesuatu yang agak janggal karena anak-anak Pevensie sepanjang 7 seri bukunya bukanlah orang-orang yang cepat emosi.. well kecuali Edmund mungkin dan Eustace sepupu mereka yang sangat menyebalkan itu.</p>
<p align="justify">Namun sepanjang film kita akan melihat betapa Peter adalah seorang anak dan mantan Raja Agung yang menuruti emosi, memiliki “kecemburuan”, merasa tersaingi dan juga kemarahan. Semua terlihat natural memang. Tapi sayangnya karakter ini justru tidak menunjukan betapa pandai, agung dan bijaknya Peter. Buat yang baca buku&#8230; pasti deh kecewa. Peter di dalam buku tidak saja seorang bijak, namun ia mampu mengendalikan keadaan. Penggambaran Susan, Lucy dan Edmund tidak terlalu nyeleneh tapi tetap saja berbeda. Apalagi Caspian, yang sepertinya bloon di awal dan kemudian tumbuh mature.. well both Peter dan Caspian tampak seperti 2 raja bloon. Peter yang merasa jadi raja Agung mungkin merasa tersaingi oleh Caspian. Sedangkan Caspian juga sepertinya mengalami hal sebaliknya.</p>
<p align="justify">Dalam film, Caspian memang Pangeran yang tampan, yang melarikan diri dari Miraz pamannya dan kemudian masuk hutan bertemu dengan penduduk Narnia dan seperti baru menyadari kehadiran hewan yang bisa berbicara. Di buku, Caspian sejak kecil sudah sering diceritakan mengenai kehadiran para Narnia dan hewan yang bisa berbicara. Dan pelariannya memang bertujuan untuk bertemu mereka. Katanya, ”Aku sudah mencari makhluk-mahluk seperti kalian seumur hidupku.” Dan dari awal buku Caspian sudah meyakini tentang kekuatan Aslan dan narnia lama.</p>
<p align="justify">Pertemuan antara Caspian dan Peter pun sangat berbeda. Di film digabarkan ke-4 saudara Pevensie bertemu Caspian di hutan dan ada pertarungan antara ke-2 Raja, Peter dan Caspian. Di Buku, Caspian sengaja memanggil dan mengharapkan kedatangan para penolong dari Narnia Lama. Peter dan Caspian tak pernah saling iri. Peter bahkan mengatakan, ”Aku tidak datang untuk mengambil alih tempatmu, tapi justru menempatkanmu disana”. Agung khan? Peter di film kok jadi seperti raja tolol yang merasa disaingi oleh Caspian. Caspian sendiri menyambut Peter dan Edmund dengan sangat terhormat. ”Yang mulia disambut dengan tangan terbuka”. Tak ada keraguan, tak ada kekhawatiran, tak ada iri, dan merasa tersaingi.</p>
<p align="justify">Susan, tak banyak yang berubah. Susan tetap seseorang yang logis dan sarkas. Tapi disini Susan digambarkan begitu berani. Padahal di buku ada moment dimana Susan mengakui ketakutannya di hadapan Aslan. Sementara Lucy, well.. agak overated nih film ma tokoh Lucy. Sepertinya dia jadi central smeuanya. Bahkan terlihat dia paling pinter. Waktu di awal kedatangan mereka kembali di Narnia Lucy lah yang menyadari kalau mereka sdang berada di reruntuhan Cair Paravel. Padahal di buku, Peter lah yang menyadari dimana mereka berada. Namun lucy di film digambarkan sebagai gadis yang takut untuk mengikuti Aslan.  Padahal ada adegan paling penting yg jadi sentral cerita ini yang dihilangkan. Di film Lucy bermimpi bertemu Aslan namun tak ada kelanjutan. Di buku, Lucy memang bertemu Aslan di hutan malam itu, dan ia membangunkan semuanya. Edmundlah yang mula-mula percaya dan meminta mereka mengikuti Lucy untuk berjalan mengikuti pimpinan Aslan. Dalam perjalanan itu, satu per satu mereka mulai melihat kehadiran Aslan. Setelah semua bisa melihat Aslan, mereka pun berpencar. Lucy dan Susan mengikuti Aslan, Peter dan Edmund menemui Caspian.</p>
<p align="justify">Yang menyebalkan dari film ini adalah ketika Peter melakukan kesalahan dengan menyerang Miraz sesuatu yang ga pernah ada di buku. Peperangan itu ada sebelum duel Peter dan Miraz namun dipimpin oleh Caspian. Duel itu pun bukan ide Caspian.. <em>man</em> ini film memuja Caspian banget. Duel itu justru diusulkan Peter sebagai Raja Agung yang ingin menghindari pertempuran. Kok yah di filmnya, si Peter kayak orang bloon yang ga pernah jadi Raja dan ga pernah bertempur.  Kekecewaan lain, saat Edmund membawa undangan dan mengkoreksi pernyataan pangeran jadi Raja, <em>again</em> film ini menunjukan mereka hanya anak-anak yang sedang bermain-main jadi Raja.</p>
<p align="justify">Di buku, kedatangan Edmund sudah disegani karena dia memancarkan wibawa seorang Raja, dan berbicara layaknya Raja. Satu-satunya yang kusuka dari film ini saat Edmund memusnahkan si penyihir putih&#8230;.. Edmund yang memiliki keteguhan hati.. jadi inget di salah satu buku, Edmund pernah menyebut.. aku tau rasanya jadi seorang penghianat. Pengalaman yang membuat dia berubah jadi dewasa dan bijak.</p>
<p align="justify">Yang sangat mengecewakan justru romansa antara Susan dan Caspian. Penambahan yang benar-benar merusak karakter agung dari  Caspian. Manusiawi tapi orang akan terus ingat kalau cinta pertama Caspian adalah Susan dan mereka tak bersatu karena Susan tidak akan kembali ke Narnia. Sangat mengganggu karena cinta Caspian itu akan ditemukan di<em> Voyage of the Dawn Trader</em> saat ia menemukan calon istrinya dalam perjalanan menuju ujung dunia.</p>
<p align="justify">Pesan film ini tentang percaya pada apa yang tak terlihat memang sampai ke penontonnya sayangnya adegan utama saat Lucy melihat Aslan dan kemudian mengikutinya dan berturut-turut, yang lain bisa melihat Aslan seiring tumbuhnya keyakinan mereka akan pimpinannya, malah dihilangkan.  Kisah indah saat Caspian sejak awal memang percaya pada Narnia dan Aslan ternyata nggak ada juga.</p>
<p align="justify">Tapi apakah kisah ini mirip kita? Sering kita seperti itu khan? Lebih percaya apa yang kita lihat dan bisa kita pegang dibanding sesuatu yang tak terlihat.</p>
<p align="justify">Tak semua bisa masuk dalam sebuah film 2 jam memang tapi perubahan tajam seperti itu tentunya sangat mengganggu. Satu-satunya yang menghibur adalah karakter Edmund dan Lucy. Well overall sih filmnya sangat bagus tapi kalau anda penggemar buku Narnia, filmnya jadi mengecewakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyvie.com/2008/05/24/the-chronicles-of-narnia-prince-caspian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
