traveling

Menelusuri Kota Paris

Seperti mimpi tahun ini saya berkesempatan berkunjung ke Eropa dan menyempatkan diri berlibur di Paris selama 3 hari. Berkat Tuhan yang luar biasa. Setelah tiba di Paris tanggal 24 July malam, dan berhasil bertemu Cherrie, kami pun menuju hostel Le Regent Montmartre untuk beristirahat. Namanya juga hostel, anda tidak akan menemukan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Suara kesibukan di sekitar hostel terdengar nyaring, namun justru membuat kita merasa berada dalam siklus kehidupan kota Paris yang dinamis. Well satu hal yang menarik, kamar hostelnya sih kecil ( seperti kamar kost kata Cherrie) tapi kamar mandinya bo…. luas banget..(terbalik kali yah?).

Paginya, kami pun memutuskan untuk berkunjung ke Musée de Cluny. Dalam perjalanan kami menyempatkan diri untuk berkunjung sejenak ke Notre Dame de Paris dan menikmati sibuknya kota Paris di pagi hari.

Read More

Travel to Paris

Pulang dari Lisbon, sebelum bertolak ke Indonesia, saya menyempatkan diri bermain-main di Paris ditemani Cherrie (AS’96). Siang itu dari Lisbon saya menuju Paris menggunakan pesawat easyJet. Nyampe bandara sih belum terlambat. Satu hal yang kurang enak di Portugal adalah masalah bahasa. Masih banyak yang tak bisa berbahasa Inggris, karena memang bukan bahasa ibu bagi mereka. Namun yang menarik walau mereka tak memahami bahasa Inggris mereka akan berusaha mencari jalan untuk memahami maksut si penanya. Akhirnya walau terbata-bata seorang petugas membantu saya untuk menemukan jalan menuju gate… (hehehe dasar sableng.. saya juga salah liat petunjuk.. jadinya salah arah).

Read More

Berkunjung Ke Negeri Vasco Da Gama

Setelah perjalanan panjang dari Jakarta saya akhirnya tiba di Lisbon. Wuih… ga nyangka bisa jalan-jalan mpe Portugal. It really a blessing for me. Thanks God. Saya kesini diundang untuk mengikuti workshop dan meeting yang diselenggarakan oleh Global Hands on Universe. Saya ditempatkan di hotel Olissippo Oriente di daerah Parque das Nações, tak jauh dari bandara. Area ini baru dibangun dan kesan modern sangat terasa.

Workshop GHOU 2008  diadakan selama 3 hari di British Council .. hmm gedungnya classic (foto gedung british counncil yang warnanya pinky), khas gedung tua di eropa dan makanannya enak banget hahaha. I love the food. Di acara workshop ini saya banyak belajar dan kembali mengingat semua materi observsi yang pernah diberi Pak Hakim, bedanya ini untuk keperluan publik bukan advance level buat riset. Tapi bukan berarti tidak bisa digunakan untuk riset kecil-kecilan.

Read More

Thank You Lord

Beberapa minggu ini bener-bener hectic dan sedikit parno. Berkali-kali diingetkan dan ditegur Tuhan tapi sepertinya, aku masih tak bisa menghilangkan kepanikan itu. Well.. thank you lord buat proyek telescope training. Sempat dilanda kepanikan akibat paranoid sejak kejadian proyek Mitra setahun lalu, akhirnya aku bisa juga belajar untuk melihat dengan cara yang lain.

Read More

Trip to Athens : CAP Meeting

hotel2 Hmm.. rada basi deh kayaknya tulisan saya ini. Cuma baru moodnya sekarang sih.. so mau lanjutin dulu kisah perjalanan di athena selama libur lebaran tahun ini. Setelah istirahat semalam di hotel, paginya saya bangun dalam kondisi yang segar.. apalagi ditambah udara kota Athena yang menyegarkan. Jam 7 pagi saya turun ke restoran untuk sarapan, dan memilih sebuah meja di sudut ruangan. Asik juga bisa makan sambil memperhatikan seisi ruangan dan kesibukan masing-masing orang. Tak lama, saya pun mendapat teman semeja yang ternyata dari Tazmania dan Afrika Selatan. Sedangkan 2 pria yang di meja seberang saya pun mulai memperkenalkan diri berasal dari China, dan Hong Kong. Ga nyangka sarapan pagi itu yang awalnya saya pikir akan saya lewati dalam kesendirian justru mendapat beberapa kenalan baru.

Read More

Trip to Athens, a trip to know The Lord

When it starts…..
Beberapa bulan lalu, saya masih tak pernah membayangkan akan melakukan perjalanan jauh tahun ini. Masih segar di ingatan saat akhir tahun lalu, saya memutuskan untuk membatalkan formulir pendaftaran mengikuti ISYA, dengan alasan sederhana, saya ingin santai dan menata kembali hubungan dengan Tuhan yang naik turun laksana ombak. Demikian juga ketika nana menawarkan summer school di Italia. Semua kutanggapi hanya dengan keinginan untuk ikut namun tak pernah merasa benar-benar tertarik dan berusaha memaksakan diri untuk mendaftar dan lainnya. Semuanya karena saya ingin menjauh sesaat dari astronomi. Menjauh dari penelitian, menjauh dari belajar astronomi, menjauh dari banyak hal, hanya untuk menata kembali keping-keping perjalanan yang sudah retak selama beberapa tahun terakhir ini.

Saya bersyukur ada orang-orang yang terus mendukung dalam doa dan menjaga dalam roh sehingga saya bisa melangkah terus dan berada pada titik ini. Tanpa itu saya tak pernah tahu sudah ada di titik mana sekarang.

Read More