Blog > renungan

Hidup Dalam Terang

Sunday, June 22nd, 2008 In daily bread / No Comments

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: ( 1 Ptr 2 : 10)

Hmm apa yang kamu pikirkan ketika membaca ayat itu? Read More

Biarlah Yesus Makin Dikenal dan Aku Makin Tak Dikenal

Sunday, May 4th, 2008 In christian, daily bread / 2 Comments

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.(Mat 11:11)

Itulah perkataan Yesus tentang Yohanes. tapi siapakah Yohanes? Begitu hebatkah dia? Yohanes, ia lahir sebagai buah penantian Zakharia dan Elizabeth. Walau Zakharia sempat meragukan janji itu, namun Allah tak pernah main-main dengan perkataanNya. Kehadiran Yohanes bukan hanya untuk mejadi anak yang dinantikan bagi keluarga Zakharia dan Elizabeth tapi juga menjadi pendahulu bagi kedatangan Mesias Yang Hidup. Read More

Seandainya Saja

Thursday, April 5th, 2007 In christian, daily bread, diary / No Comments

andai ku bisa kembali…
kan kuseka peluh yang bercucur didahimu malam itu.
andai kubisa melintasi waktu..
kuingin bersamamu walau sejenak..
andai saja. Read More

Palungan

Wednesday, December 13th, 2006 In christmas, daily bread, diary, general / No Comments

dari rahim perawan tuan dilahirkan.
tiada tempat tuk terbaring nyaman,
setiap rumah menolak tuan.
tersisa kandang kecil di sudut kota betlehem,
dalam palungan tuan dibaringkan.
dengan kehangatan belai kasih ibunda,
dan perlindungan ayahanda terkasih.
diiringi kidung pujian para malaikat.

kandang itu tak layak bagi tuan
tapi dari palungan itu terpancar kehangatan dan kasih…
tak ada kemunafikan…
tak ada kebohongan…
tak ada kapalsuan hidup..
tak ada keserakahan dan keangkuhan…

juga tiada pernah terpancar keangkuhan seorang penguasa…
palungan itu jujur membuka diri dalam kehinaannya…
tak ada balutan indah menutupi kemunafikan manusia.

ditempat terpinggirkan oleh manusia,
seorag raja terlahir bagi kaum marjinal..
orang-orang pinggiran yang tersingkir oleh status dan prestise hidup,
tuan lahir untuk kaum yang berdosa.

dari kandang domba yg hina,
kemuliaan yg kudus terpancar.
palunganlah tempat terindah yg pernah ada…
ketika seorang raja terlahir dalam kekudusanNya.
pancaran kejujuran ditengah intrik kehidupan manusia…
pancaran keagungan dan kasih seorang raja pada rakyatnya…
disinilah hadiah terbesar diberikan…
anugrah keselamatan bagi setiap orang yang percaya…
sebuah tempat di rumah sang Raja didalam kekekalan.

Did you make a copy of your past ?

Wednesday, November 22nd, 2006 In daily bread / 8 Comments

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3: 13-14)

Perlombaan, itulah yang sering dikatakan Paulus tentang kehidupan iman kita didalam Tuhan. Seperti perlombaan lari yang harus dimenangkan, kita harus terus berlari dan fokus ke tujuan akhir yaitu garis finish. Tapi kemenangan dalam perlombaan ini bukan terhadap lawan yang berlari lebih cepat, namun terhadap diri sendiri. Kemenangan atas kelemahan kita sampai di garis akhir. Read More

Sahabat

Friday, October 20th, 2006 In daily bread / 10 Comments

Seringkali, terlontar pertanyaan apa arti sebuah persahabatan atau sudahkah aku memiliki seorang sahabat sejati dalam hidup ini?. Setiap orang punya definisi yang berbeda tentang sebuah persahabatan. Setiap orang bisa mengatakan “ah si a itu sahabat terbaikku” atau “si b itu sobat paling setia..” tapi sudahkah kita menjadi sahabat bagi orang lain? paling tidak bagi teman kita, orang yang terdekat dengan kita.

Sahabat tidak sekedar seseorang yang hadir disaat kita bersedih, namun seseorang yang selalu hadir bersama-sama dalam tawa maupun tangis. Seorang sahabat rela memberikan segalanya untuk sahabat yang ia kasihi. Menurut Andrew Murray, “bukti tertinggi dari persahabatan sejati adalah keakraban yang tidak menyembunyikan apa pun serta menerima sahabat untuk berbagi rahasia-rahasia kita yang terdalam”. Sudahkah kita seperti itu? seringkali sebagai manusia kita hanya ingin menerima seseorang bila ia terlihat indah, cantik dan menawan. Read More

God isn’t impressed with mere appearances

Thursday, October 5th, 2006 In daily bread / 1 Comment

As for those who seemed to be important–whatever they were makes no difference to me; God does not judge by external appearance–those men added nothing to my message. (Gal 2:6)

Saat membaca Galatia 2, ayat 6 ini sangat menarik perhatian. Sederhana tapi mengena. Allah tidak memandang muka. Kalimat ini mengingatkanku akan sesuatu yang seringkali hanya menjadi kata-kata yang kita ucapkan dalam keseharian dan kehidupan kita, kata-kata klise yang ternyata susah untuk diterapkan. Susah, ataukah tidak ingin kita terapkan? Read More

Taat

Thursday, October 5th, 2006 In daily bread / No Comments

“Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

Saat membaca janji itu, yang terpikir adalah… ah indah bener ikut Tuhan…. bayangkan saja setiap tempat yang diinjak akan menjadi milik kita… siapa sih yang akan menolak? Kupikir hanya orang bodoh yang akan menolak tawaran tersebut. Lantas bagaimana mendapatkan janji itu ? Read More

Allah Tak Pernah Salah Memilih

Thursday, September 28th, 2006 In daily bread / 1 Comment

Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.  (Yer 1:5)

Simson dan Delilia dua sosok yang sering menjadi judul film. Tapi siapa dia sebenarnya? Simson adalah seorang nazir Allah yang telah ditetapkan Allah sebelum ia dilahirkan untuk menjadi penyelamat bangsa Israel dari tangan bangsa Filistin (hak 13:5). Dilahirkan dari seorang ibu yang mandul, ia ditentukan untuk menjadi nazir Allah dan menjadi hakim atas bangsanya (Dan) selama 20 tahun. Yang paling menonjol dalam diri Simson adalah kekuatannya, dan sepertinya figur kuat seperti inilah yang menjadi lambang seorang pahlawan bagi masyarakat zaman ini. Read More

Just Let it Go

Wednesday, September 20th, 2006 In daily bread / No Comments

Seperti sungai yang dibendung, kasih Allah bisa saja berhenti mengalir. Berhenti sesaat atau mungkin bertahun-tahun atau juga selamanya. Padahal sebenarnya kasih Allah rindu untuk mengalir, tumpah ruah masuk dalam kehidupan manusia dan mengiring setiap anak-anak Tuhan masuk dalam rencana ilahi Allah. Tapi kasih itu terhenti.. Tuhan seakan pergi meninggalkan manusia, berpaling dan tak lagi memberikan senyumnya. Akhirnya muncul pertanyaan.., mengapa Tuhan? mengapa aku tak lagi Kau berkati? tapi seringkali manusia lupa bertanya pada dirinya sendiri mengapa kasih Allah tak lagi ia rasakan? mengapa hubungan dengan Tuhan seperti suatu rutinitas palsu yang dijalani hari demi hari. Siapa sesungguhnya yang merintangi kasihNya? Jawaban itu ada dalam diri kita masing-masing. Kebiasaan-kebiasaan yang mengakibatkan hidup ini terbatas pada kekecewaan serta harapan yang tak terpenuhi itulah yang menghalangi kasihNya. Read More